Suara.com - Anjing pelacak dari tim tanggap darurat Jakarta membantu menemukan korban di bawah puing reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempa Lombok. Anjing pirang jenis labrador retriever tersebut mendampingi tim tanggap darurat membongkar reruntuhan rumah korban gempa Lombok di sekitar kawasan Pamenangan, Lombok, Selasa.
Salah satu petugas tanggap darurat Jaru menjelaskan anjing tersebut, Senin (7/8/2018) menemukan dua korban tertimbun bangunan. "Kemarin ada korban (gempa Lombok) di sini ditemukan," katanya.
Sayangnya ketika ditemuka, korban gempa Lombok sudah dalam keadaan meninggal dunia ketika dievakuasi.
Terlihat petugas Basarnas juga sedang membongkar sisa puing reruntuhan yang diperkirakan masih ada korban gempa Lombok di bawahnya.
Anjing tersebut kemudian dimasukkan dalam kandang untuk dibawa ke lokasi lainnya yang sedang membutuhkan bantuan pencarian korban gempa Lombok.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Wiranto menyebutkan 7.000 wisatawan mancanegara (wisman) sudah dievakuasi dari lokasi wisata Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno.
"Oh banyak sudah, laporan terakhir ada 7.000 wisatawan asing," katanya ketika meninjau proses evakuasi di Pelabuhan Bangsal, Lombok Utara, Selasa.
Ia menyebutkan wisatawan, baik lokal dan asing harus mendapatkan pelayanan yang baik, termasuk ketika proses evakuasi.
Pemerintah sudah menyiapkan kapal, bus besar dan penambahan pesawat untuk proses evakuasi dari Pulau Lombok. Ia menambahkan mayoritas wisatawan asing akan singgah sementara ke Bali.
Baca Juga: Gempa Lombok, Kemenpar Fokus Urus Turis Asing dan Tangkal Hoax
Dari Pelabuhan Bangsal, wisatawan korban gempa Lombok akan diantar menuju Pulau Bali tempat mereka singgah selanjutnya. Bagi yang ingin naik pesawat akan diantarkan ke Bandara Lombok Praya dan diberikan fasilitas di bandara.
Puluhan bus Damri berlalu-lalang membawa wisatawan asing menuju ke bandara dan Kota Mataram, semuanya tidak dipungut biaya. (Antara)
Berita Terkait
-
Gempa Lombok, Kemenpar Fokus Urus Turis Asing dan Tangkal Hoax
-
Korban Tewas Gempa Lombok Tembus 105 Orang, Mungkin Bertambah
-
Evakuasi Korban Masjid Roboh di Lombok, 3 Tewas, 1 Selamat
-
Gempa Lombok, 7.000 Turis Asing dari Gili Mengungsi ke Bali
-
Bali Sering Gempa, Ivan Gunawan Tetap Ingin Pindah Rumah
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum
-
TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi
-
Bayar Stafsus Pakai Uang Pribadi, Nadiem Ngaku Rugi Tiap Bulan Selama Jadi Menteri
-
Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban
-
Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki
-
Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!
-
TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI
-
Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat
-
Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli
-
Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah