News / Nasional
Rabu, 08 Agustus 2018 | 05:45 WIB
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (7/8/2018). [Suara.com/Annisya Heriyanti]

Suara.com - Sejumlah desa di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih terisolir akibat gempa bumi berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) yang mengguncang pada, Minggu (5/8/2018) malam.

Informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), wilayah Lombok Utara terkena dampak paling parah. Salah satunya di Desa Bayan Belek, Kecamatan Bayan.

Banyak warga setempat yang belum tersentuh bantuan lantaran logistik yang tidak mencukupi, disamping akses jembatan penghubung yang mengalami kerusakan.

Baca Juga: Begini Kiat Pesilat Cantik Wewey Wita Usir Gugup Jelang Asian Games

"Lombok Utara adalah wilayah yang paling (parah) terkena dampak, karena dekat dengan pusat gempa," tutur Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (7/8/2018).

"Sampai saat ini belum semua masyarakat di sana mendapat bantuan," Sutopo menerangkan.

Selain itu, listrik di Kecamatan Bayan juga masih padam. Ini akibat kerusakan infrastruktur jaringan dan beberapa gardu listrik dampak dari gempa Lombok.

Warga mengangkat sepeda dari reruntuhan rumah yang rusak akibat gempa Lombok, NTB, Senin (6/8). [Antara/Zabur Karuru]

Secara keseluruhan, baru sekitar 25 persen aliran listrik di wilayah Lombok Utara yang sudah kembali normal. Namun begitu, pihak PLN terus berupaya secepatnya melakukan perbaikan.

Keterbatasan air bersih juga menjadi kendala terbesar yang dihadapi warga di Lombok Utara akibat terputusnya saluran air PDAM.

Sutopo menambahkan, terdapat lima jembatan penghubung antar kecamatan yang rusak, sehingga menyebabkan akses pengiriman bantuan dan evakuasi korban terhambat.

Baca Juga: Mengenal Simone Julia, Atlet Jiu Jitsu Blasteran Kanada - Indonesia

Kelima jembatan yang rusak tersebut, antara lain Jembatan Tampres yang menghubungkan Kecamatan Bayan dan Kecamatan Kayangan, Jembatan Lorok Duren yang menghubungkan Kecamatan Kayangan dan Kecamatan Gangga.

Selain itu, ada pula Jembatan Luk, Jembatan Sokong dan Jembatan Lokok Tampes yang mengalami kerusakan dampak gempa Lombok. [Annisya Heriyanti]

Load More