Suara.com - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sempat menanyakan kesanggupan Prabowo Subianto dalam menangani kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan jika resmi menjabat presiden mendatang. Prabowo pun menjawab dengan tegas akan menyelesaikan dalam waktu singkat.
"Beberapa hari yang lalu, saya tanya juga sama Capres kita. Pak, itu kasus Novel Badwedan kalau bapak presiden, berapa lama (menyelesaikannya)? Tiga bulan kelar," ujar Zulkifli meniru perkataan Prabowo di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018).
Seperti diketahui, bakal calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno, telah mendeklarasikan dirinya untuk maju di Pemilihan Presiden 2019. Partai Amanat Nasional (PAN) mendoakan agar pasangan tersebut terpilih sebagai presiden dan wakil presiden mendatang.
Zulkifli mengatakan bahwa PAN sudah memiliki ikatan koalisi dengan Partai Gerindra sejak lama, dikarenakan adanya kesamaan pandangan serta keinginan untuk perubahan bangsa.
"De facto itu sudah lama. Sama-sama apa yang mempersamakan kami karena kesamaan cita-cita, kesamaan perjuangan penegakkan hukum yang adil mengembalikan kedaulatan kepada seluruh rakyat Indonesia sesuai dengan cita-cita Indonesia merdeka," kata Zulkifli.
Zulkifli pun memohon doa restu kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung pasangan Prabowo - Sandiaga berhasil dalam Pilpres 2019.
"Mohon dukungan dan doa kepada seluruh rakyat Indonesia dan kita juga berdoa semoga diberi kekuatan dan dipertolong oleh Allah SWT, sehingga cita-cita yang teramat mulia tidak ada kompromi berpihak kepada rakyat, berpihak kepada kedaulatan NKRI. Mudah-mudahan itu bisa terwujud," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban