Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di kediamannya di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Jumat (10/82018). Sebelumnya, pagi tadi sekitar pukul 07.30 Wib, SBY sempat bertolak pergi dari kediamannya.
Namun, tak diketahui ke mana agenda SBY ke luar tadi pagi. Pasalnya sampai detik ini, Demokrat masih belum menentukan arah sikapnya mau mendukung pasangan capres dan cawapres yang mana.
"Bapak SBY keluar tadi pagi,” kata anggota Majelis Tinggi Demokrat Max Sopacua di kediaman SBY, Kuningan.
Pantauan Suara.com, rombongan kendaraan SBY tiba di kediamannya sekitar pukul 09.45 Wib. Dijadwalkan, pagi ini akan dilaksanakan rapat majelis tinggi Demokrat untuk menentukan dukungan capres dan cawapres.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum partai Demokrat Syarief Hasan menegaskan, bahwa partainya menolak untuk bergabung mengusung pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Demokrat menolak karena tidak setuju Sandiaga Uno yang menjadi cawapres Prabowo.
Penolakan Demokrat itu disampaikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pertemun dengan Prabowo di kediaman Presiden RI ke-6 itu di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan pda Kamis (9/8/2018) malam.
"Kemarin malam kan kami sudah jelas menolak keputusan Pak Prabowo memilih Sandiaga Uno sebagai cawapresnya,” kata Syarief jelang rapat majelis tinggi Demokrat di kediaman SBY, Kuningan, Jumat pagi.
Ia menjelaskan, alasan partainya menolak Sandi karena tidak ada pembicaraan sebelumnya dengan Prabowo sebagai bakal capres yang juga Ketua Umum Gerindra. Menurutnya, Prabowo menentukan cawapresnya sendiri.
"(Alasan menolak Sandi) Pertama, karena nggak pernah dibicarakan sebelumnya oleh Pak Prabowo. Kedua, ada sesuatu,” ujar dia.
Namun, ia tak menjelaskan soal alasan kedua tersebut. Syarief juga tak mau mengartikan Gerindra curang dalam membangun kesepakatan politik dengan Demokrat. Menurutnya, Prabowo tidak transparan saat memilih Sandi sebagai cawapres.
"Nggak curang sih, cuma nggak transparan saja,” kata dia.
Namun menurut Syarief, partainya akan memutuskan ke mana arah dukungannya. Apakah ke pasangan Prabowo-Sandi atau ke Jokowi-Maruf Amin.
"Saya pikir kami akan memilih. Nanti di rapat akan diputuskan (ke mana). Tergantung kecocokan saja,” tambah dia.
Berita Terkait
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
SBY Khawatir PD III, Pakar UMY Beberkan Bahaya Nyata yang Mengintai Indonesia
-
Partai Gerakan Rakyat Dukung Anies di Pilpres 2029, Dede Yusuf Demokrat Singgung Verifikasi Parpol
-
Dunia Diambang Perang Dunia III, Situasinya Kini Mirip Jelang Perang Dunia I dan II
-
Deklarasi Jadi Partai, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'