Suara.com - PT Transjakarta menyediakan 350 bus khusus untuk atlet dan kontingen Asian Games 2018. Bus tersebut melayani atlet untuk mengantar mereka dengan rute Wisma Atlet ke venue pertandingan maupun sebaliknya.
"Transjakarta menyediakan 350 bus untuk atlet Asian Games," ujar Kepala Humas TransJakarta, Wibowo di Jakarta, Senin (20/8/2018).
Jam operasional bus khusus atlet juga disesuaikan dengan jadwal pertandingan yang berakhir pada pukul 22.00 WIB.
"Layanan ini tidak 24 jam, semua pertandingan berakhir pada pukul 22.00 WIB," jelas Wibowo.
Wibowo berharap agar layanan bus efektif untuk antar-jemput atlet. Selain bus atlet, pihak Transjakarta juga menyediakan bus antar-jemput (shuttle bus) khusus pengunjung atau penonton Asian Games di Gelora Bung Karno (GBK).
Sebanyak 10 "shuttle bus" tersedia untuk melayani pengunjung dengan rute Stasiun Palmerah dan berkeliling di area GBK.
Sedangkan bus tingkat khusus untuk atlet dan kontingen Asian Games yang hendak berbelanja dan wisata di ibukota.
"Selama Asian Games, kami menyediakan layanan bus Transjakarta gratis bagi atlet maupun ofisial yang ingin berwisata melihat Kota Jakarta dan berbelanja," kata Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono di Jakarta, Senin (13/8/2018).
Layanan wisata dan belanja yang disediakan oleh pihaknya itu terbagi dalam tiga kategori, antara lain wisata belanja, wisata belanja serta wisata hiburan atraksi seni dan budaya dari pukul 10.00-22.00 WIB. (Antara)
Baca Juga: Penonton Asian Games Palembang Sepi, INASGOC Mau Mobilisasi Massa
Berita Terkait
-
Penonton Asian Games Palembang Sepi, INASGOC Mau Mobilisasi Massa
-
Sri Wahyuni : Tuhan Belum Mengizinkan Saya Dapat Emas Asian Games
-
Ada Tim Khusus di Balik Pasokan Air untuk Asian Games 2018
-
Calo Tiket Asian Games 2018 Untung 4 Kali Lipat
-
Kawinkan Emas Downhill, Bonus Rp 2,5 M Menanti Tiara - Khoiful
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian