Suara.com - Tragedi gempa bumi berkekuatan 6.9 SR yang meluluhlantakkan Lombok hampir memasuki minggu keempat.
Meski masih disibukkan dengan masalah distribusi bantuan dan penyembuhan paskatrauma, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) melihat pentingnya pembuatan Bilik Asmara di pengungsian.
Nantinya, Bilik Asmara tersebut akan diperuntukkan bagi pasangan suami istri korban gempa bumi Lombok.
"Ke depan harus dipikirkan karena pengalaman (gempa) Garut. Pengungsi harus ke hotel mengeluarkan biaya," kata Nyimas Aliah, Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan Dalam Situasi Darurat Dan Kondisi Khusus, Media Talk Kementerian PPPA, Jumat (24/8/2018).
Menurut Aliah, Bilik Asmara juga efektif untuk mencegah kejadian kekerasan dalam kondisi stres. "Di sana, suami istri bisa berpelukan mengurangi stres. Jadi bukan hanya biologis tapi untuk kenyaman dan untuk mengurangi KDRT," sambung Aliah.
Karenanya, Aliah berharap Bilik Asmara mampu menjadi satu solusi untuk mengurangi tindakan kekerasan yang kerap menjadikan perempuan dan anak menjadi korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
Terkini
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus
-
3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish
-
Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas
-
Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta