Suara.com - Kuasa hukum Roy Suryo, M Tigor P Simatupang mengungkapkan pada tahun 2014, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pernah mengirimkan barang sebanyak satu kontainer ke kediaman Roy Suryo di Yogyakarta.
Menurutnya, Roy Suryo tak membuka isi barang-barang yang ada di dalam kontainer itu. "Jadi yang mengirim Kemenpora loh ke Jogja, nah bukan Pak Roy yang bawa," Kemenpora kirim ke Jogja satu kontainer," ujar Tigor kepada Suara.com, Rabu (5/9/2018).
Saat itu, Roy Suryo tengah berada di luar negeri. Ia pun kaget saat tiba di Yogyakarta, melihat ada barang-barang satu kontainer ada di rumahnya. Ia langsung menginstruksikan agar barang-barang yang bukan miliknya tersebut dikembalikan ke Kemenpora.
"Suruh balikin, dibalikin lah ke sana (Kemenpora) tanpa dibuka loh, tanpa dibuka sama sekali," ucap Tigor.
Tigor pun menilai surat yang dilayangkan Kemenpora perihal permintaan pengembalian ribuan unit aset negara merupakan fitnah. Sebab Roy sudah mengembalikkan aset-aset milik negara itu.
"Berarti itu kan suatu itikad yang nggak baik, kirim barang habis itu nggak tahu barangnya apa saja, sudah dikembalikan terus bilang ada tiga ribu sekian, maksudnya apa," ujar Tigor.
Tak hanya itu, Tigor menyebut sedari awal kliennya tak pernah tahu apa saja barang-barang yang ada di rumah dinas. Roy juga tak pernah menandatangi surat serah terima saat pertama kali masuk rumah dinas ataupun keluar dari rumah dinas dari Kemenpora.
Karena itu, Tigor menyayangkan tuduhan dari Kemenpora kepada kliennya yang belum mengembalikkan aset negara.
"Waktu tahun 2014 kan sudah dikembalikan. Terus sekarang dibuat masalah lagi kenapa? Karena Kemenpora dari awal sudah nggak benar, begitu masuk ke rumah dinas itu nggak ada list daftar barang nggak ada, Pak Roy tidak pernah tandatangan, mau keluar juga seperti itu. Iya (nggak ada serah terima). Terus langsung nuduh, karena maling disana kan banyak kita nggak tahu yang mana orangnya," tandasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto membenarkan Surat bernomor 523/SET.BII/V/2018 tersebut diterbitkan oleh Kemenpora. Ia mengatakan, akan terus meminta kepada Roy Suryo sampai barang-barang inventaris tersebut dikembalikan.
"Ya secepatnya agar segera dikembalikan," kata Gatot, Selasa (4/9/2018).
Menurut dia, penerbitan surat itu sebagai tindak lanjut dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan ada 3.226 unit barang milik negara di Roy Suryo yang belum dikembalikan.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, sejumlah barang yang belum dikembalikan tersebut ialah peralatan antena SHF/parabola jenis Jack 7 200.
Ada pula lensa Accam Lens NKN afs 200-400 senilai Rp 80,8 juta, matras senilai Rp 4 juta, dan pompa air seharga Rp 20 juta.
Selanjutnya, karpet impor Turki senilai Rp 69,4 juta, kamera digital Nikon D3X seharga Rp 65,3 juta dan komponen alat pemancar seharga Rp 106,8 juta.
Berita Terkait
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Total Tarif Tol Yogyakarta-Jakarta pada Arus Balik Lebaran 2026, Sampai Rp1 Juta?
-
KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Arus Balik Mulai Padat, Tol Jogja-Solo Ruas Prambanan-Purwomartani Diserbu Kendaraan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran