Suara.com - Politikus Partai Demokrat, Roy Suryo, mengklaim telah mengembalikan barang aset negara setelah tak lagi menjabat Menpora. Pernyataan ini disampaikan M Tigor P Simatupang, selaku kuasa hukum Roy Suryo.
Terkait hal itu, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto membenarkannya. Namun, kata Gatot, nilai barang yang dikembalikan oleh wakil ketua umum Partai Demokrat itu hanya senilai Rp 500 juta.
"Pak Roy pernah mengembalikan di tahun 2016. Barangnya sudah kami terima, kemudian sudah di assessment, sudah dinilai oleh BPK, itu angkanya Rp 500 juta," kata Gatot di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2018).
Baca Juga: Sugianto, Peraih Emas Asian Games Terinspirasi Wiro Sableng
Menurut Gatot, jumlah yang telah dikembalikan Roy Suryo tak sesuai dengan nilai barang yang tertera dalam surat yang dikirimkan Kemenpora kepada Roy.
Dia menjelaskan, jumlah aset yang ditulis dalam surat tersebut berjumlah ribuan. Dan dari jumlah tersebut, masih ada tiga ribu lebih yang belum dikembalikan Roy.
"Masih tersisa 3 ribu sekian. Kami mengacu angka 3 ribu sekian berdasarkan LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) BPK," tambahnya.
Dia pun kembali menegaskan bahwa surat permintaan pengembalian sejumlah aset negara yang beredar di publik benar adanya.
Baca Juga: Cerita Driver Ojol Jadi Hakim Garis Jojo di Final Asian Games
Gatot juga memastikan bila 3.226 unit barang aset negara yang diharapkan bisa dikembalikan oleh Roy Suryo, sebagaimana tertera dalam surat tersebut, bukan karangan.
"Jadi kami tidak ngarang. Toh kami tidak mungkin men-downgrade atau meng-underestimate BPK, kan enggak mungkin. BPK harus kita hormati," tandas Gatot.
Berita Terkait
-
6 Kali Sumbang Kas Negara, Satgas PKH Selamatkan Aset Rp 371 Triliun Sejak Awal Dibentuk
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
-
Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!
-
Bantah Jadi Pendana Isu Ijazah Jokowi, JK: Saya Bukan Tipe Kritik dari Belakang Apalagi Bayar Orang!
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
-
Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori
-
Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul