Suara.com - Kejadian pelemparan benda-benda dari atas Rumah Susun Tahap III, Kemayoran, Jakarta Pusat ternyata sudah berulang kali terjadi. Hal itu diketahui dari pengakuan warga yang tinggal di sekitar rumah susun tersebut.
Diketahui, seorang bocah 8 tahun berinisial AW baru saja tewas tertimba beton konblok yang jatuh dari atas rumah susun setinggi 17 lantai itu.
Kepada Suara.com, seorang warga sekitar bernama Mujiono (43) mengatakan, sebelum peristiwa jatuhnya beton konblok hingga menewaskan AW, satu pekan sebelumnya juga sempat terjadi hal yang sama.
"Sekitar seminggu lalu, kejadian juga. Sebelum sampai ada yang meninggal ini. Melempar benda dari rumah susun," kata Mujiono saat ditemui Suara.com di Jalan Dakota V, RT 6/RW 9, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018).
Menurut Mujiono, barang- barang yang diduga dilempar seseorang dari atas rumah susun tersebut bermacam jenisnya.
"Pernah ada kayak helm proyek, gelas, ada juga botol (minuman) isi air," sebut Mujiono.
Bahkan, kata dia, warga sekitar sudah sempat melaporkan aksi pelembaran dari atas rumah susun tersebut kepada pihak pengelola.
"Ya, sudah kami laporkan juga ke pengelola sama warga di sini. Ya, jawabannya dicek aja sama pengelola gitu aja," kata Mujiono.
Menurut Mujiono, tak ada tindak lanjut dari pihak pengelola setelah mendapat protes atas pelemparan dari rumah susun. Karena kesal, warga bahkan sampai meneriaki, ketika ada barang yang dijatuhkan dari rumah susun berlantai 17 tersebut.
Baca Juga: Warga Tabur Pemutih Baju di Rumah Sejarawan Peter Kasenda
"Kami teriakin pernah dari jalan sini, jangan lempar atau buang barang ke jalan raya. Tapi nggak ada yang jawab dari rusun," sebut Mujiono.
Sebelumnya, AW tewas setelah tertimpa batu beton konblok saat melintas di Rusun Tahap III, Kemayoran, Sabtu (8/9/2018) siang.
Peristiwa nahas itu terjadi saat korban berjalan kaki bersama dua temannya. Saat jatuh dari lantai atas rusun, batu beton itu awalnya menyangkut ke lilitan kabel tiang listrik dan kemudian menimpa kepala AW.
Setelah kejadian itu, korban mengalami perdarahan di bagian kepala, dan dinyatakan meninggal dunia usai dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Kejagung Tak Ampuni Tersangka Korupsi BGN, Pasal TPPU Menanti untuk Pulihkan Kerugian Negara
-
Veronica Tan: Perempuan yang Berdaya Secara Ekonomi Lebih Kuat Hadapi Kekerasan
-
Ada Apa? Rapat Perdana Anggaran BGN di DPR Mendadak Digelar Tertutup
-
Mendagri Teken SEB dengan Kepala BPS, Minta Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026
-
Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!
-
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti
-
Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power
-
Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier
-
Ilmuwan Temukan Cara Baru Daur Ulang Plastik Tanpa Pelarut, Bisakah Jadi Jawaban Krisis Sampah?
-
Tak Perlu Dapur Baru! DPR: Libatkan Kantin untuk Makan Gratis Sudah Kami Sarankan Lama