Suara.com - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil menginstruksikan Dinas Perhubungan setempat agar segera mempelajari rencana pemasangan road barrier atau pembatas jalan menggunakan tabung plastik sehingga kendaraan yang menabrak pembatas jalan itu akan menepi dan benturan akan dapat diminimalisir.
"Dishub Jabar sudah saya perintahkan untuk cari datanya. Untuk itu perlu terbang ke Korea untuk memastikan kita bisa mendapatkan itu secepatnya di anggaran terdekat," kata Gubernur Emil di Gedung Sate Bandung, Rabu (12/8/2018).
Dia mengatakan teknologi tersebut hanya ada di Korea.
"Enggak ada lagi, stok kalau ada kasih tahu saya," kata Emil seperti dilansir Antara.
"Untuk mengurangi kecelakaan di jalan, Pemprov Jabar akan menggunakan teknologi baru pagar pembatas jurang bersilinder putar. Pagar ini memiliki tabung silinder yang bisa berputar. Ini mengubah energi tabrakan linear menjadi energi rotasi sehingga mobil menjadi melipir kesamping ketimbang terus ke depan," tulis Kang Emil dalam akun media sosialnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengutarakan gagasan terkait kecelakaan maut terjadi jalur Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat beberapa hari lalu.
Gubernur Emil melalui akun media sosial instagramnya mengunggah sebuah pernyataan untuk mengatasi masalah kecelakaan di Jawa Barat.
Dia mengatakan Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan segera merealisasikan pemasangan pembatas jalan itu. Rencananya pemasangan akan dilakukan di sejumlah titik jalanan di Jabar.
"Untuk mengurangi kecelakaan di jalan, Pemprov Jabar akan menggunakan teknologi baru pagar pembatas jurang bersilinder putar. Pagar ini memiliki tabung silinder yang bisa berputar. Ini mengubah energi tabrakan linear menjadi energi rotasi sehingga mobil menjadi melipir kesamping ketimbang terus ke depan," ujar Gubernur Emil dalam akun media sosialnya.
"Road Barrier dengan teknologi silinder putar ini secepatnya kami terapkan. Semoga jalanan Jawa Barat lebih aman. Tapi, tetap jangan ngebut, lengkapi keamanan mobil, pakai sabuk pengaman. Keluarga anda setiap hari menunggu anda pulang dengan selamat di rumah," imbuh Kang Emil.
Baca Juga: Sebut SBY 'The Godfather', Prabowo : Beliau Mentor Saya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komisi III DPR Sepakat Bentuk Panja
-
Menaker Yassierli Dorong Model Kemitraan Inklusif Lewat Program Mudik Bersama
-
Aktivis LP3ES Kecam Penyiraman Air Keras Kepada Andrie Yunus: Alarm Pembungkaman Demokrasi
-
Panas Ekstrem Diduga Picu Kebakaran di Kramat Jati
-
Siapa Esmaeil Khatib, Ahli Fiqih Islam dan Menteri Intelijen Iran yang Dekat dengan Ali Khamenei
-
Harita Nickel Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pulau Obi Melalui Revitalisasi Sekolah
-
Pembalap Indonesia WorldSSP Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta
-
1.506 Narapidana dan Anak Binaan Dapat Remisi Nyepi 2026, 4 Langsung Bebas
-
Waspada Penipuan! KPK Bantah Ada WA kepada Pimpinan Badan Usaha dari Deputi Korsup
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib