Suara.com - Partai Gerindra menanggapi santai perihal adanya pelaporan terkait rencana makar yang dilakukan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera dan mantan juru bicara Hitzbut Tahrir, Ismail Yusanto ke Bareskrim Polri. Dugaan rencana makar itu tertuang dalam sebuah video yang menampilkan Mardani dan Ismail mengatakan ingin mengganti presiden dan sistem pemerintahan.
Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade mengetahui persis soal video tersebut. Dirinya pernah bertemu dengan Mardani di salah satu program diskusi televisi swasta. Dalam kesempatan itu, Mardani sempat memberikan klarifikasinya.
"Mardani sudah mengklarikasi bahwa dia sudah menegur saudara Ismail Yusanto kenapa ngomong begitu dan Mardani sudah mengatakan secara terbuka," kata Andre kepada Suara.com, Kamis (13/9/2018).
Andre menilai wajar apabila kemudian video itu menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat adanya pelaporan tersebut. Terlebih dirinya mengetahui bahwa Mardani tidak memiliki tujuan untuk mengganti sistem dasar negara dengan melalui gerakan #2019GantiPresiden.
"Tinggal klarifikasi, kan bisa diselidiki. Kita tahu Mardani bukan pendukung khilafah dan 2019GantiPresiden nggak ada hubungan, semuanya clear, transparan," ujarnya.
Meskipun Andre memahami dengan akibat tersebarnya video tersebut di kalangan publik, namun dirinya meyakini Mardani serta #2019GantiPresiden bukanlah sebuah gerakan makar.
"Itu kan bagian dari dinamika wajar lah. Ini lagi digoreng terkesan diarahkan 2019GantiPresiden itu ada hubungan dengan khilafah, jadi saya tegasin nggak ada. Klarifikasi sudah jelas, mbak Neno juga sudah menjelaskan kan nggak ada hubungannya dengan khilafah," pungkasnya.
Untuk diketahui, Lembaga Bantuan Hukum Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (LBH Almisbat) menyerahkan bukti video atas dugaan rencana makar yang dilakukan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera dan mantan juru bicara Hitzbut Tahrir, Ismail Yusanto ke Bareskrim Polri. Keduanya dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan percobaan makar.
Sanggam dari LBH Almisbat, menuturkan untuk sementara baru akan memberikan rekaman video yang membuktikan bahwa yang bersangkutan diduga berupaya melakukan makar. Dalam video tersebut kata dia, Mardani dan Ismail jelas mengatakan ingin mengganti presiden dan sistem pemerintahan.
Baca Juga: Ini Bukti Mardani Ali Sera dan Eks Jubir HTI Mau Makar
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan