Suara.com - Kasus pembunuhan seorang warga negara Cina yang sebelumnya ditangani Polres Metro Jakarta Pusat kini dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Hal tersebut lantaran penyidik harus berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Mabes Polri.
"Kasus sudah kita tarik ke Polda karena, seperti yang sudah kami sampaikan, dari hasil penyelidikan dan alat bukti, bahwa yang diduga adalah pelaku adalah warga negara Cina. Kita sedang komunikasi dengan Divhubinter Mabes Polri," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Rabu (19/9/2018).
Menurut Argo, pihaknya belum dapat mengungkap motif pembunuhan tersebut karena pelaku belum ditemukan. Saat ini pelaku atas nama Li Hui diduga sudah kabur dan berada di Cina.
"Kita belum mendapatkan keterangan dari pelaku," ujar dia.
Argo mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Cina terkait pemulangan jenazah atas nama Huang Shu Ping.
Huang Shu Ping ditemukan tak bernyawa di kamar nomor 202 Hotel Time Out, Gambir, Jakarta Pusat pada Minggu, 26 Agustus 2018 lalu. Penemuan jasad Huang Shu Ping itu sempat membuat geger lokasi. Wanita itu meninggal, diduga karena dibunuh.
Berita Terkait
-
Sepele Banget, Soni Wijaya Dibunuh Pengamen karena Ngomong Kasar
-
Langka : Pertunjukan Beijing Opera Tampilkan Legenda Indonesia
-
Begini Sindiran Xiaomi Soal Harga iPhone Selangit
-
Pecundangi Juara Dunia, Kevin / Marcus Juara Jepang Open 2018
-
Ini Kronologi Remaja 16 Tahun Bunuh Pemandu Lagu di Semarang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
"Celana Saya Juga Hancur", Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo