Suara.com - Polisi mengklaim telah mengantongi pelat nomor mobil Honda CRV yang menambrak Bripka Krisnawati, anggota Detasemen Khusus (Densus 88) Antiteror Mabes Polri.
Saat ini, polisi masih memburu pemilik mobil yang diduga menambrak anggota polisi wanita tersebut.
"Iya, masih dicari. Nanti kalau sudah ketahuan (pelakunya), kasusnya bakal disampaikan secara lengkap ya," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Sutimin kepada Suara.com, Jumat (21/9/2018).
Sutimin mengatakan, alasan polisi tak mau mengungkap pelat nomor mobil yang dikendarai pelaku karena khawatir akan menghambat proses penyelidikan.
Akibat kasus kecelakaan itu, Bripka Krisnawati mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Iya masih dirawat. Lukanya lecet kaki dan tanganya saja. Sama di kepala juga," kata dia.
Meski masih dirawat, polisi telah meminta keterangan Krisnawati untuk mendalami kronologi kasus kecelakaan tersebut. "Sudah, waktu itu sudah dimintakan keterangan," tandasnya.
Sebelumnya, Bripka Krisnawati dihantam dari arah belakang oleh sebuah mobil Honda CRV. Kasus kecelakaan itu terjadi saat korban sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Bekasi Timur, Jakarta Timur, Selasa (18/9/2018).
Pelaku diduga langsung melarikan diri ketika melihat Bripka Krisnawati tersungkur ke tepi jalan. Krisnawati kemudian dibawa ke Rumah Sakit Premier Jakarta Timur karena mengalami luka akibat kasus tabrak lari tersebut.
Baca Juga: Doakan Megawati Cepat Meninggal, Ustaz Yahya Waloni Dipolisikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi
-
Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?
-
Kejagung Buru Pihak Swasta Pemberi Fee Rp1,5 Miliar ke Ketua Ombudsman Hery Susanto
-
Bupati Mimika Johannes Rettop Raih KWP Award 2026, Kepala Daerah Paling Inovatif
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar