Suara.com - Pemuda berinisial F (24) asal Madura, Jawa Timur, harus berurusan dengan pihak kepolisian akibat masalah sepele. F diamankan Unit Reskrim Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, lantaran diduga melakukan penganiayaan terhadap korban bernama Nurohman, pada Jumat (21/9/2018) pagi.
Kapolsek Cengkareng Kompol H. Khoiri menerangkan, F diringkus setelah melakukan tindak penganiayaan terhadap korban karena tidak mau melayani korban yang hendak membeli bensin eceran di toko miliknya yang berlokasi di Jalan Kapuk Gang Masjid Almunawaroh RT 03 Rw 011 Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.
Khoiri mengatakan saat kejadian korban mendatangi toko milik F dan hendak membeli bensin eceran. Dengan alasan hujan, pelaku enggan melayaninya. Tak selang berapa lama, terjadi cekcok mulut antara F dan korban.
F terbawa emosi dan langsung mengambil sebilah clurit dan disabetkan ke arah korban.
"Atas kejadian itu, korban mengalami luka robek di bagian leher belakang dan di paha sebelah kiri," ujar Kompol Khoiri, saat di konfirmasi, Jumat (21/9/2018).
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius menambahkan, pihaknya yang mendapati laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan korban di RSUD Cengkareng.
Tak butuh waktu lama, aparat kepolisian langsung menangkap F.
"Kita amankan pelaku tanpa perlawanan di Jalan Kapuk Raya, pada saat pelaku akan melarikan diri ke kampung halamannya," kata Antonius
Akibat perbuatannya, pelaku bakal diancam dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
Baca Juga: Keberatan Dikawal Puluhan Polisi, Sandiaga: Saya Dijaga Allah
Berita Terkait
-
Ngeri! Niat Jual Bensin Eceran, Mobil Pembawa 5 Jerigen Pertamax di Jatinegara Jaktim Terbakar
-
Rutin Lakukan Kuras Bensin Ampuh Hindari Tangki Motor Berkarat?
-
Viral! Kesal Bensin Ecerannya Sering Dicuri, Pedagang Ini Isi Botol dengan Air Berwarna
-
Aturan Baru Sub Penyalur BBM Subsidi: Harga Bensin Eceran Bakal Terdampak?
-
Viral Penjual Bensin Eceran Diduga Curangi Driver Ojol, Beli Rp10 Ribu Tak Sampai Setengah Botol
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi