Suara.com - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dan pihak terkait berhasil memulangkan Sariasih (42), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang telah 15 tahun bekerja di Jordania dan tidak diizinkan pulang oleh majikannya.
"Sariasih sudah pulang kemarin siang (Senin, 24/9/2018) sampai di Bandara Radin Inten pukul 11.10 WIB," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Tenaga Kerja Kabupaten Lampung Timur Budi Yul Hartono dihubungi di Lampung Timur, Senin (24/9/2018) malam.
Budi Yul mengatakan, Sariasih dijemput langsung oleh keluarganya di Bandara Radin Inten dan telah kembali ke kampung halamanya, di Desa Sumbersari, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur.
"Sudah ketemu keluarganya,dijemput langsung oleh anak-anaknya di Bandara Radin Inten," ujar Budi seperti diwartakan Antara.
Budi Yul menjelaskan, upaya pemulangan Sariasih membutuhkan waktu sekitar dua bulan mengingat proses pemulangan TKW di negara Timur Tengah tidak mudah.
Pemulangan Sariasih ke rumahnya di Lampung Timur merupakan upaya kerja keras pihaknya, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jordania dan Kementerian Luar Negeri.
"Peran Kemenlu luar biasa, KBRI di Jordania bekerja sama dengan pengacara di Jordania membantu memulangkan Sariasih, pengacaranya tahu betul hak-hak TKI," jelasnya.
Kepulangan Sariasih membuat Kadis Tenaga Kerja Lampung Timur ini gembira.
"Saya ikut senang Sariasih bisa pulang, apalagi anak-anaknya, " ungkap Budi Yul.
Baca Juga: Sempat Mendadak Pingsan, Ternyata Al Ghazali Idap Penyakit Ini
Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim lewat akun instagramnya Noenia_ch mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak Kemenlu, BNP2TKI, Kemenaker, dan pihak terkait atas upaya pemulangan Buruh Migran Indonesia asal daerahnya itu.
Chusnunia pun mengungkapkan terima kasih kepada Kadis Kopnaker, Budi Yul Hartono yang intensif mengawal pemulangan Sariasih sehingga bertemu keluarganya.
Diketahui, Sariasih telah bekerja 15 tahun sebagai TKW di Jordania. Dia tidak bisa pulang ke kampung halamannya lantaran tidak diizinkan oleh majikannya.
Permintaan pemulangan Sariasih ke pemerintah sebelumnya disampaikan oleh anaknya, Ferdina Nur Fitria melalui media online.
Melalui media online, Ferdina Nur Fitria meminta Presiden Joko Widodo membantu memulangkan ibunya itu yang sudah 15 tahun bekerja sebagai tenaga kerja wanita di Yordania yang tidak diizinkan pulang oleh majikan.
Permintaan Ferdina Nur Fitria, mahasiswi UIN Raden Intan Lampung ini selanjutnya mendapat respon Pemkab Lampung Timur dengan meneruskanya ke BNP2TKI Lampung dan KBRI di Jordania.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
Terkini
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Fraksi PKB DPRD DKI Soroti 'Benang Kusut' Jakarta Barat: Fokus Pada Aksi, Bukan Wacana!
-
Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak
-
Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah