Suara.com - Warga Kampung Cibubuay, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Jujun Junaedi (41) berinovasi membuat helikopter jenis Gardes JN 77 berbahan bakar premium. Dia adalah ahli mesin bubut.
Menurut dia, ide awal pembuatan helikopter tersebut sejak tiga bulan lalu dan langsung mempraktekannya. Berbekal ilmu yang dimiliki yakni ahli mesin bubut, miling dan las ia pun langsung membeli sejumlah barang seperti baja ringan, besi holo, plat baja dan lain-lain.
"Ide ini saya tuangkan karena sering melihat film di televisi adanya orang yang mampu membuat helikopter atau pesawat terbang sendiri. Maka kenapa tidak saya mencobanya," katanya di Sukabumi, Kamis (27/6/2018).
Dibantu rekan dan saudaranya ia pun terus menggeber pembuatan helikopter yang menjadi impiannya itu. Untuk mesinnya dengan menggunakan mesin genset dua silinter 700 CC dengan kekuangan 24 tenaga kuda dan beberapa alat lainnya.
Hingga saat ini, pembuatan helikopter tersebut masih dalam perakitan dan ditargetkan bisa dioperasikan pada 2019 mendatang. Walaupun terlihat konyol, tetapi inovasi warga Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak ini harus diacungi jempol, bahkan helikopter ini bisa mengangkut empat orang.
Ia pun sudah membuat beberapa rencana seperti jika sudah terbentuk 100 persen akan diuji cobakan dahulu sampai benar-benar layak terbang. Karena dirinya pun menomor satukan keselamatan dan tentunya akan terus belajar agar impiannya ini tercapai.
"Seluruh bahan baku yang saya gunakan semuanya baru dan biaya sendiri dengan berat total sekitar 200 kg. Mudah-mudahan tidak ada kendala dan tentunya helikopter ini bisa sesuai impian yakni bisa terbang," tambahnya.
Jujun mengatakan jika helikopter tersebut sudah bisa terbang dan layak beroperasi, ia akan menyerahkan ke lembaga yang berwenang dan diharapkan bisa digunakan untuk berbagai kepentingan moda transportasi udara. (Antara)
Baca Juga: 30 Helikopter Siaga Evakuasi Kepala Negara di IMF - World Bank
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
Terkini
-
Bukan Hanya TNI, Legislator PDIP: Kasus Andrie Yunus Bisa Berkembang, Mungkin Pihak Sipil Terlibat
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru
-
Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar
-
Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang
-
Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Informasi KPK saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran
-
AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan
-
Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras, Disebut Jadi Langkah Proaktif Polri
-
Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran