Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan duka cita atas bencana gempa dan tsunami yang melandak Kota Palu dan Donggala. Atas bencana yang menelan ratusan korban jiwa tersebut, Pemerintah dan berbagai elemen masyarakat turut membantu pemulihan kondisi.
“Pemerintah dan masyarakat juga sekarang turut membantu untuk ringankan beban (masyarakat terdampak gempa dan tsunami Sulteng),” kata Jusuf Kalla di komplek parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018).
Saat ini situasi di wilayah terdampak gempa dan tsunami Sulawesi Tengah masih banyak keterbatasan. Sebab banyak infrastruktur publik yang rusak parah.
“Dibutuhkan beberapa hal yang memang akan diselesaikan, seperti listrik, bahan bakar. Juga nanti rehabilitasi dan rekonstruksi yang akan dilaksanakan pada waktunya,” ujar dia.
Dia menambahkan, dalam mempercepat pemulihan, Pemerintah telah memerintahkan PLN untuk segera memulihkan listrik di lokasi terdampak. Sebab gardu-gardu listrik di Poso rusak parah.
“Listrik ini mereka baru mau kirim genset dan juga perbaikan gardu-gardu induk. Kalau listrik ada dari Poso, cuma gardunya,” kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata
-
Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?
-
Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat
-
Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara
-
Kritik Rencana Penambahan Layer Cukai Rokok Ilegal, Pakar Sebut Tak Efektif Tekan Konsumsi
-
Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban
-
DPR Tegaskan Kedaulatan Udara RI Mutlak, Militer AS Tak Bisa Asal Melintas
-
Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!
-
Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi
-
Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS