Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno berdiskusi dengan Serikat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI), Kamis (4/10/2018).
Dalam pertemuan itu, Sandiaga berjanji menjadikan Indonesia sebagai mercusuar syiar Islam di dunia. Sementara SKPI memberikan usulan kepada Sandiaga terkait perbaikan kondisi perekonomian nasional.
Tak hanya itu, SKPI juga menyampaikan keluhan kepada Sandiaga mengenai kesulitan pemuda-pemudi muslim yang ingin mendatangkan ulama dari luar negeri.
Pada kesempatan tersebut, Sandiaga juga sempat bertemu dengan salah satu ulama besar asal Zimbabwe, Mufti Ismail Menk.
"Kami akan pastikan Indonesia jadi tempat mercusuar syiar Islam di dunia ke depan, sehingga mufti Timur Tengah, Afrika Selatan juga belahan dunia lain menjadikan Indonesia menjadi tempat dakwah yang hadirkan kesejukan," kata Sandiaga di Al Jazeerah Signature Restaurant & Lounge, Jalan Johar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2018).
Dalam diskusi itu, salah seorang anggota SKPI mengeluhkan kondisi usahanya tidak berkembang karena pemerintah diklaimnya fokus menyediakan bahan baku impor ketimbang sumber daya lokal. Dirinya meminta apabila Prabowo - Sandiaga terpilih, dapat fokus kepada masalah tersebut.
Sandiaga menerima usulan itu dan berkomitmen akan memperhatikan masalah itu kalau menang di Pilpres 2019.
"Bagaimana kami bisa memperdayakan industri nasional kalau kebijakan pemerintah sekarang lebih memanjakan pelaku usaha impor. Ini masukan yang saya dapat, selain tentunya komitmen agar bisa membangkitkan ekonomi," pungkasnya.
Baca Juga: Cari Korban di Reruntuhan, BNPB Turunkan 25 Alat Berat
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Cak Imin Soroti Mitra MBG yang Flexing di Medsos: Euforia Pengusaha Baru
-
Lebih dari 20% Wilayah Pesisir Alami Perubahan Air Tanah, Ancaman Salinisasi Menguat
-
Lagi, Donald Trump Posting Foto Bareng Yesus Lagi Begini
-
Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, DPR Syok dan Desak Konsolidasi Internal
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis