Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rabu (10/10/2018) hari ini memeriksa salah satu tersangka kasus proyek PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih. Ia diperiksa sebagai saksi atas tersangka lain, yakni mantan Menteri Sosial Idrus Marham.
Usai pemeriksaan, Eni Maulani Saragih mengatakan, dirinya memberikan bukti pengembalian uang tahap tiga sebesar Rp 1,25 miliar yang ditransfer ke bank penampungan milik KPK.
"Saya telah memberikan bukti bahwa saya telah mengembalikan sebesar Rp 1,25 miliar. Jadi total yang sudah saya kembalikan ke KPK sekitar Rp 2,25 miliar," kata Eni usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK.
Ada pun rincian cicilan uang Eni Maulani Saragih yang diikembalikan ke KPK, pada tahap pertama Rp 500 juta. Kemudian tahap kedua Rp 500 juta, dan ketiga Rp 1,25 miliar. Sehingga total yang sudah disetor oleh Eni total Rp 2,25 miliar.
"Jadi yang saya pakai itu Rp 2,25 miliar itu sudah dikembalikan semua ke KPK dan memang tinggal Rp 2 miliar, Golkar sudah kembalikan Rp 700 (juta)," ungkap Eni Maulani Saragih.
Menurut Eni, sisa uang Rp 2 miliar yang belum dikembalikan adalah urusan Partai Golkar yang harus mengembalikan ke KPK. Eni menyebut uang tersebut digunakan Partai Golkar untuk acara Munaslub tahun 2017.
"Sisanya nanti kami minta kepada Golkar karena itu memang untuk kepentingan munaslub, pra munaslub, dan beberapa kegiatan Golkar. Jadi kami minta kepada Partai Golkar untuk mengembalikan," beber Eni.
Eni Maulani Saragih pun berharap, Partai Golkar yang kini diketuai Airlangga Hartanto segera mengembalikan uang dugaan suap PLTU Riau-1. Di mana uang tersebut adalah pemberian dari bos Blackgold, Johannes B. Kotjo.
"Pokoknya mudah-mudahan Golkar akan kembalikan semua supaya semua tidak ada lagi," imbuh Eni.
Baca Juga: Taylor Swift Cetak Sejarah Baru di American Music Awards 2018
Dalam kasus PLTU Riau-1, KPK telah menahan tiga orang tersangka. Mereka adalah Idrus Marham, Johannes B. Kotjo dan Eni Maulani Saragih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno