Suara.com - Prima Tri Putra, warga Tanjungpantun Jodoh, Kota Batam, Kepulauan Riau, terbilang bermodal untuk sekelas pencuri kotak amal, karena memakai mobil ketika beraksi. Ia dibekuk saat beraksi di kawasan Batam Centre.
Ia ditangkap pada hari Senin (15/10/2018) pagi. Ketika ditanya pihak kepolisian, ia mengakui sudah 6 kali melancarkan aksinya.
"Tapi yang dapat (uang) cuma di dua tempat," kata Prima kepada penyidik Polsek Batam Kota seperti diberitakan Batamnews—jaringan Suara.com, Selasa (16/10).
Sejumlah lokasi yang pernah menjadi tempat Prima beraksi yakni Botania, Mega Legenda, Puri Legenda dan lainnya.
"Masjid At Taubah Batam Center, dekat Rumah Makan Salero Basamo juga," katanya.
Ia mengatakan, selama beraksi, dia membawa mobil Toyota Agya berwarna putih bernomor polisi BP 1468 JM. Hal itu dilakukan untuk memudahkannya membawa kotak amal curian.
"Mobil itu pinjam punya kawan di daerah Jodoh juga," katanya.
Pada hari Senin yang nahas buatnya itu, Prima mengakui sudah melancarkan aksinya di dua tempat sejak pagi Subuh dan menjelang siang.
Kapolsek Batam Kota Komisaris Firdaus mengatakan, pihaknya sedang mendalami kasus tersebut. "Kami sedang menyelidiki, pelaku dan mobil sudah diamankan di polsek," katanya.
Baca Juga: Agen Di Maria Buka Kans sang Klien Balik ke Manchester United
Ia belum bisa memberikan keterangan terkait proses penangkapan dan modus pencurian ini.
"Kami masih sedang memasuki tahap pemeriksaan,” tandasnya.
Berita ini kali pertama diterbitkan Batamnews.co.id dengan judul ”Beraksi di Sejumlah Tempat, Maling Bermobil Gasak Kotak Amal”
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi