Suara.com - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Mochammad Afifuddin menyatakan, tim Sentra Penengakan Hukum Terpadu (Gakumdu) telah melakukan pembahasan pertama terkait dugaan kampanya yang dilakukan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Padjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Dirinya mengatakan, pembahasan dugaan pelanggaran kampanye atas Luhut dan Sri Mulyani saat penutupan Annual Meeting IMF di Bali, 14 Oktober 2018 lalu dilakukan pada Jumat (19/10/2018) sore.
"Intinya sudah kita bahas, kita tindak lanjuti untuk pembahasan pertama di sentra penegakan hukum terpadu," kata Afif di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/10/2018).
Afif menyebut pembahasan pertama tersebut adalah melakukan tindak lanjut dan mencari klarifikasi terkait dugaan kampanye yang dilakukan dua menteri pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.
"Bagaimana kelanjutannya dan laporan terkait dengan Luhut dan SMI kemaren sore sudah dibahas dalam tahapan pertama. Itu kasus masih dalam pembahasan, jadi kami belum bisa memberikan informasi detailnya," jelasnya.
Dari pembahasan tersebut, kata Afif, pihaknya belum dapat memutuskan ada tidaknya potensi pelanggaran yang dilakukan oleh Luhut dan Sri Mulyani.
"Kami tidak mau mendahului pembahasan dari Gakumdu, sedang dibahas. Setelah semua terklarifikasi ada hal yang bisa kita sampaikan pasti kami sampaikan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bagi-bagi Minyak Goreng, Bawaslu Sebut Caleg Perindo Melanggar
-
Ditanya Soal Pose Salam Satu Jari di IMF, Sri Mulyani Bungkam
-
Pose Satu Jari, Luhut dan Sri Mulyani Dilaporkan ke Bawaslu
-
Zulhas Minta Pejabat dan Elit Parpol Hati-hati di Tahun Politik
-
Luhut dan Sri Mulyani Pose 1 Jari, Ketum PAN: Sepertinya Bercanda
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!
-
JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri