Suara.com - Polisi menjadwalkan pemeriksaan ulang terhadap aktivis sosial Ratna Sarumpaet sebagai tersangka kasus penyebaran hoaks, pada Selasa (23/10/2018) besok. Sedianya pemeriksaan Ratna dilakukan hari ini di Polda Metro Jaya, namun ditunda karena perempuan berusia 70 tahun itu mengeluh sakit.
"Karena nggak enak badan, jadi kami minta untuk ditunda besok sore," kata pengacara Ratna, Insank Nasrudin di Polda Metro Jaya, Senin (22/10/2018).
Polisi awalnya hendak melakukan pemeriksaan tambahan kepada Ratna, hari ini. Ratna sempat terlihat keluar dari ruang tahanan sekitar pukul 14.30 WIB sambil dikawal polisi agar bisa menjalani pemeriksaan di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Insanl mengatakan Ratna Sarumpaet mengeluh sakit saat ingin dimintai keterangan. Bahkan, kata dia, aktivis sosial itu pun mengaku tak nafsu makan selama menjalani penahanan.
Saat masuk ke ruang pemeriksaan, kata Insank, penyidik sempat memberikan kue kepada kliennya.
"Kayaknya tadi di ruang penyidik sempet dikasih kue lah ya," kata dia.
Sejak ditahan di rumah tahanan Polda Metro Jaya, Insank mengaku kliennya sering mengeluh tak mau menyantap makanan yang dihidangkan untuk para tahanan. Menurutnya, nafsu makan Ratna cenderung menurun sejak meringkuk di penjara.
"Kondisi ya dia makan di tahanan ini kondisinya makannya agak sulit lah. Sejak di tahan ini kondisinya makannya agak sulit lah. Nafsu makannya agak bagaimana ya," kata dia.
Baca Juga: Janda Cantik Ditemukan Tewas Mandi Darah dan Bugil
Berita Terkait
-
Mengeluh Tak Bisa Makan, Polisi Gagal Periksa Ratna Sarumpaet
-
Polisi Mau Cecar Ratna Sarumpaet soal Biaya Operasi Plastik
-
Ratna Melawan: Saya Bukan Inisiator Konpers di Rumah Prabowo
-
Penahanan Ratna Sarumpaet Diperpanjang 40 Hari ke Depan
-
Polisi Tak Konfrontir Pemeriksaan Ratna Sarumpaet dengan Aspri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta