Suara.com - Besok Bawaslu Putuskan Dugaaan Pelanggaran Kampanye Hoaks Ratna Sarumpaet
Badan Pengawas Pemilu akan memutuskan kelanjutan laporan dugaan pelanggaran kampanye terkait penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet, Kamis (25/10) besok.
Ratna, yang dipecat sebagai juru bicara tim sukses Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno setelah ketahuan berbohong soal penganiayaan, seharusnya diperiksa Bawaslu, Rabu (24/10/2018) hari ini. Namun, pemeriksaan itu urung terjadi.
“Tidak jadi diperiksa, karena Ratna Sarumpaet sedang tak enak badan menurut pengacaranya. Meski tak jadi diperiksa, kami tetap bakal memutuskan persoalan ini pada Kamis besok,” kata anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar.
Ia menuturkan, pengacara Ratna sebenarnya meminta pemeriksaan dijadwalkan ulang pada Jumat (26/10) pekan ini.
Namun, Fritz menegaskan, Bawaslu tidak mau menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Ratna. Sebab, Kamis besok, adalah tenggat waktu guna memutuskan laporan dugaan pelanggaran kampanye terkait hoaks Ratna itu bisa ditindaklanjuti atau tidak.
"Kami harus mengambil sebuah keputusan tanpa adanya kesaksian dari Ibu Ratna Sarumpaet. Kami akan memutuskan berdasarkan keterangan saksi serta bukti yang ada," kata Fritz di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat.
Untuk diketahui, ada tiga pelapor terkait penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet ke Bawaslu. Pertama, Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) yang melaporkan hoaks Ratna sebagai dugaan pelanggaran kampanye hitam.
Kedua, Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Maruf Amin melaporkan hoaks Ratna, sebagai dugaan pelanggaran komitmen kampanye damai Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga Uno.
Baca Juga: Sukses Tuntaskan Dendam, Jonatan Akui Diwejang Anthony
Ketiga, Relawan Pro-Jokowi (Projo) melaporkan BPN Prabowo-Sandiaga Uno.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026