Suara.com - Tim evakuasi gabungan Pesawat Lion Air JT 610 banyak menemukan tubuh manusia terpotong-potong dalam pencarian korban Lion Air jatuh. Sampai, Selasa (30/10/2018), belum ditemukan jasad yang utuh.
Selasa pagi tadi saja, tim pencarian kembali menemukan potongan tubuh yang diduga korban tewas kecelakaan pesawat di sekitar perairan Tanjung Karawang.
"Sekitar pukul 09.00 WIB tadi, tim evakuasi berperahu karet kembali menemukan potongan tubuh saat melakukan sweeping di perairan Karawang," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Karawang.
Potongan tubuh yang belum diketahui jelas identitasnya itu langsung dikemas tim evakuasi mengginakan satu kantong jasad untuk dikirim ke Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polda Jawa Barat di Posko Tanjung Priok, Jakarta.
Dikatakannya, jenazah dalam kantong itu akan dioutopsi oleh tim kedokteran di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mengungkap identitasnya berdasarkan kecocokkan data yang telah diberikan pihak keluarga penumpang.
"Kantong jenazah diangkut kapal hari ini untuk dikirim ke Tanjung Priok dan dilanjutkan pengiriman ke RS Polri untuk diidentifikasi Tim DVI," katanya.
Koordinator Humas Basarnas Bandung, Joshua Banjarnahor menambahkan, hingga Selasa pagi Tim Evakuasi telah mengumpulkan total 20 kantong jenazah yang diduga kuat menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air berpenumpang 188 orang itu.
"Sebanyak 20 kantong jenazah ini seluruhnya bagian tubuh yang terpotong. Belum ditemukan jasad utuh hingga pagi ini," ujarnya. (Antara)
Baca Juga: Boeing 737 Max 8 Lion Air Tipe Terbaru Paling Laris
Berita Terkait
-
Boeing 737 Max 8 Lion Air Tipe Terbaru Paling Laris
-
Pencari Korban Lion Air Temukan Potongan Tubuh Manusia Membusuk
-
Baru 87 Korban Lion Air dari Keluarga Masuk Data Crisis Center
-
Korban Lion Air, Junaidi Sempat Minta Uang Beli Alat Kampanye
-
Evakuasi Lion Air: Polri Kerahkan 651 Polisi, 7 Kapal dan 3 Heli
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan