Suara.com - Tim SAR gabungan berhasil menemukan turbin atau mesin pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10) lalu. Turbin tersebut diangkut oleh tim SAR menuju Jakarta International Container Terminal (JICT) II Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Pantauan Suara.com di lokasi, turbin diangkut menggunakan kapal LCU Banda Aceh dan tiba di JICT II pukul 8.56 WIB. Dari atas kapal LCU Banda Aceh, turbin dipindahkan menggunakan crane ke posko JICT II.
Komandan Satuan Kapal Amfibi Koarmada I Kolonel Bambang Trijanto mengatakan, turbin pesawat dengan nomor registrasi PK-LPQ itu telah ditemukan sejak Sabtu (3/11/2018) sore. Namun, baru dibawa menggunakan kapal LCU Banda Aceh menuju posko di JICT Tanjung Priok pada Minggu (4/11/2018) pagi.
"Pagi ini dibawa ke JICT menggunakan kapal LCU Banda Aceh," kata Bambang saat ditemui di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/11/2018).
Bambang menjelaskan, turbin itu ditemukan di kedalaman 32 meter dan tertimbun lumpur. Tim Dislambair menggunakan peralatan berupa kompresor udara tekanan tinggi dan balon udara yang biasa digunakan untuk mengangat benda berat dari dalam air.
Balon-balon udara itu dibawa menuju dasar perairan lokasi turbin berada, lalu balon diisi dengan udara tekanan tinggi sehingga turbin terbawa ke permukaan dan mengapung.
Setelah mengapung diatas perairan, kapal Baruna Jaya I yang dilengkapi crane di kapalnya dikerahkan untuk mengangkut turbin menuju kapal. Setelah itu, turbin dipindahkan menuju LCU Banda Aceh untuk dibawa ke Posko JICT II.
"Kemarin dibantu sama kapal Baruna Jaya I karena dia punya crane. Turbin sudah mengapung lalu diangkat pake crane dan dipindahkan pake LCU Banda Aceh," ungkap Bambang.
Untuk diketahui, peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air diketahui oleh Kansar Tanjung Priok melalui info dari VTS pukul 07.05 bahwa kapal Tug Boat As Jaya 11 pada posisi koordinat 05 49.727 S -107 07.460 E dengan Heading 40 derajat timur laut, Tanjung Karawang.
Baca Juga: Pecahkan Rekor, Eko Yuli Raih Emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?