Suara.com - Bintang klub sepak bola elite liga Brasil Sao paulo FC bernama Daniel Correa Freitas, ditemukan tewas dengan leher serta alat vital terpotong di Sao Jose dos Pinhais, selatan negara bagian Parana.
Mayat gelandang berusia 24 tahun tersebut ditemukan tergeletak di semak-semak pada hari Sabtu, 27 Oktober dua pekan lalu.
Dua pekan setelahnya, polisi menangkap pengusaha beken yang diduga menjadi otak pembunuhan Daniel Correa, yakni Edison Brittes Junior (38).
Selain Edison, seperti diberitakan New York Post, Minggu (4/11/2018) waktu setempat, polisi juga mencurigai sang istri Cristiana Brittes dan anak gadis mereka, Allana Brittes terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Edison sendiri mengakui kepada polisi, membunuh Daniel Correa karena pesepak bola itu memerkosa sang istri.
“Dia mencoba memerkosa istriku saat diundang dalam pesta ulang tahun putriku. Saat aku masuk ke kamar, dia sudah melepas semua pakaiannya dan mengunci pintu,” jelas Edison.
Kala itu, Edison mengakui sudah mengetuk pintu kamar mereka yang terkunci. Karena tak ada sautan, ia lantas mendobrak masuk.
“Saat itulah aku melihat dia sudah berada di atas istriku. Aku lihat sendiri, istriku berteriak dan memohon bantuan,” jelasnya.
Edison saat itu langsung bergelut dengan Daniel Correa. Rekan-rekan pengusaha itu berusaha menghentikan Edison agar tak membunuh Daniel, tapi upaya itu sia-sia.
Baca Juga: Diprediksi Tak Lolos, Raja: PSI Terbiasa Dipandang Sebelah Mata
“Aku melakukan apa yang akan dilakukan oleh suami di mana pun. Aku tahu, istriku tak pernah berselingkuh dengan Daniel Correa, dia diperkosa,“ tegasnya.
Sementara media lokal memberitakan, Daniel Correa sempat mengirim pesan via ponsel ke temannya saat menghadiri pesta ultah putri Edison.
Saat itu, Daniel Correa mengirim pesan berisi tulisan “Aku akan ‘memakan’ ibu gadis yang berulang tahun ini.”
Allana, putri pengusaha itu mengatakan kepada wartawan lokal bahwa dirinya mendengar sang ibu berteriak dari dalam kamar sebelum sang ayah menyeruak masuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz