Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menegaskan akan segera membangun tanggul pantai di utara Jakarta. Rencananya, pembangunan tanggul itu akan dimulai 2019.
Anies mengatakan, belum lama ini ia bertemu dengan Direktur Sungai dan Pantai pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hari Suprayogi. Dalam pertemuan itu, Anies membahas detail mengenai rencana pembangunan tanggul pantai sepanjang 3,7 kilometer.
"Tanggul pantai itu harus di bangun. Insyaallah kita selesaikan itu 2019 besok juga akan diteruskan," kata Anies saat ditemui di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2018).
Anies menjelaskan, pembangunan tanggul pantai merupakan salah satu program yang sangat mendesak untuk segera direalisasikan. Pasalnya, tanggul itu dapat mencegah terjadinya banjir rob di pesisir Jakarta, terlebih kini ibu kota sudah memasuki musim penghujan.
Dalam pertemuan itu, Anies tidak melakukan pembahasan mengenai tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall. Menurut Anies, pembangunan tanggul pantai lebih penting daripada Giant Sea Wall.
"Tanggul laut tidak dibahas. Yang penting itu tanggul pantai, karena kita semua punya kesimpulan itu sangat penting," pungkas Anies.
Sebelumnya, Anies juga mengusulkan untuk melakukan kajian ulang terhadap pembangunan Giant Sea Wall. Menurut Anies, Giant Sea Wall dikhawatirkan akan menjadi kobokan raksasa lantaran air polutan dari berbagai wilayah mengendap di tanggul laut raksasa itu.
Untuk diketahui, Giant Sea Wall adalah salah satu dari proyek Pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (NCICD). Megaproyek tanggul raksasa ini memakan anggaran sebesar Rp560 triliun namun menuai kritikan pedas lantaran dianggap tak memenuhi pertimbangan lingkungan.
Baca Juga: Yusril Siap Jadi Pengacara Rizieq Shihab di Arab Saudi
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara yang Menyeret Aspidum Kejati Sumsel
-
Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal
-
Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?
-
Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa
-
Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?
-
Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!
-
Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan
-
Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman
-
Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili