Sebagai hasil dari penerbangan uji coba Boeing tampaknya telah memutuskan bahwa pesawat itu sendiri harus dapat merasakan masalah ini dan mengatasinya melalui sistem manajemen penerbangan otomatis, menggunakan MCAS untuk memindahkan penstabil horizontal untuk menekan hidung.
Apa yang tampaknya tidak mereka antisipasi adalah kemungkinan bahwa pesan yang salah dari sistem lain, sensor angle of attack (nada dari sayap), dapat memulai tindakan oleh MCAS, yang tidak diketahui oleh pilot.
Keputusan ini menjadi inti dari perdebatan yang terus berlanjut di antara pilot dan ahli keamanan tentang seberapa jauh otomatisasi kokpit harus ada campur tangan pilot untuk mendeteksi dan memperbaiki masalah seperti ini, yang secara langsung berkaitan dengan mempertahankan kontrol dalam situasi berbahaya.
Banyak detil dari sistem otomasi jet modern yang terkubur dalam arsitektur yang tidak perlu dipahami atau diketahui oleh pilot - kecuali jika mereka ternyata memiliki peran yang berpotensi berbahaya dalam beberapa keadaan.
"Hilangnya kontrol" sekarang adalah penyebab terakhir yang konsisten dari kasus-kasus kecelakaan. Kejadian fatal lainnya seperti terbang ke medan yang tidak terlihat atau angin yang tidak terdeteksi pada pendekatan pendaratan hampir dieliminasi oleh teknologi yang secara otomatis memberi pesawat dan pilot kewaspadaan situasional. (Antara)
Berita Terkait
-
Tangis Kakek dan Nenek Sambut Jasad Balita Korban Lion Air Jatuh
-
Doa Keluarga Korban Lion Air di Hari Terakhir Penyerahan Jenazah
-
64 Korban Belum Ditemukan, Lion Air Mau Minta Pencarian Ulang
-
Kasus Lion Air, Ronaldo Batal ke Indonesia, Digantikan Ronaldinho
-
Daftar 16 Korban Lion Air di Hari Terakhir Identifikasi
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan
-
Soal Penembakan Pesawat di Boven Digoel, DPR Tegur Pemerintah: Tutup Bandara Jika Tidak Aman
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras
-
IPK Indonesia Turun ke 34, KPK: Alarm Keras Perbaikan Pemberantasan Korupsi
-
Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump
-
Jaksa Skak Mat Klaim Nadiem: LKPP Nyatakan Harga Laptop Cenderung Tinggi Tidak Terkontrol
-
PKL di Pecinan Glodok Kabur Berhamburan Didatangi Satpol-PP, 85 Motor di Trotoar Kena Cabut Pentil
-
Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana