Suara.com - Kabupaten Sukoharjo merupakan daerah potensial untuk pengembangan produk jamu di Indonesia. Sentra produksi jamu yang terkenal di Kabupaten Sukoharjo, salah satunya terletak di Desa Nguter.
Desa ini, selain menyimpan potensi jamu rumahan besar, juga memiliki sejumlah pabrik penghasil beragam merek jamu. Dari sekian perusahaan jamu yang masih eksis, PT Gujati 59 Utama adalah satu diantaranya.
Perusahaan jamu olahan ini, awalnya hanya memiliki enam karyawan hingga berkembang pada 2013 menjadi 150 karyawan.
"Pada 2013, perusahaan kami memiliki 150 karyawan. Tahun itu juga, kami mendapat pinjaman dana dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM (LPDB-KUMKM) sebesar Rp2,2 miliar yang diberikan dua tahap. Dana sebesar itu kami pergunakan untuk pengembangan usaha dan sudah berhasil kami kembalikan lunas pada 2017," kata Direktur Utama PT Gujati 59 Utama Agung, Shusena, saat dikunjungi di kantornya, Kamis (19/7/2018).
Agung menambahkan, pinjaman dana yang didapat dari LPDB-KUMKM itu dirasakan sangat bermanfaat bagi jalannya usaha PT Gujati 59 Utama. Pasalnya, selain diperuntukkan untuk pengembangan usaha, dana yang diperoleh dari LPDB-KUMKM juga digunakan untuk diversifikasi produk hingga mencapai 20 persen.
Imbas positifnya, kini perusahaan jamu ini sudah memiliki 400 karyawan.
PT Gujati 59 Utama, lanjut Agung, memilih LPDB-KUMKM sebagai tempat meminjam dana, karena merasa proses pengajuannya mudah.
"Kita sangat terbantu dengan pinjaman dana LPDB ini, karena prosesnya mudah dan bunganya murah," paparnya.
Total kini sudah ada 89 produk jamu olahan yang diproduksi oleh PT Gujati 59 Utama yang dipasarkan ke seluruh Indonesia dan sejumlah negara, seperti Singapura, Malaysia dan Thailand.
Baca Juga: Sokong Koperasi dan UMKM, LPDB-KUMKM Beri Kemudahan Pembiayaan
Ia berharap, LPDB-KUMKM tidak hanya memberi pinjaman dana namun juga memberikan pembinaan dan fasilitas pemasaran produk-produknya.
"Kita berharap dapat diikutsertakan pada event-event pameran nasional maupun luar negeri," harap Agung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran
-
Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya
-
Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa
-
Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat
-
Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans
-
Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan
-
Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap
-
Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi
-
Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini