Suara.com - Pihak kepolisian kini menyelidiki terbakarnya ruang Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, pada Minggu (9/12/2018) sekitar pukul 18.07 WIB.
"Penyebab terbakarnya ruang ketua KPU sedang didalami dan diselidiki," kata Kapolres Barito Selatan AKBP Wahid Kurniawan melalui Kapolsek Dusun Selatan, Ipda Abi Karsa di Buntok, Senin (10/12/2018).
Polisi belum bisa memastikan penyebab kebakaran kantor KPU Barsel, dan rencananya hari ini tim puslabfor akan datang dan melakukan olah TKP, katanya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan api sempat membakar dispenser, sebagian kursi, AC, gorden, dan sebagian dinding dalam ruangan ketua KPU Barito Selatan tersebut.
"Kita mendapatkan informasi kebakaran sekitar pukul 18.07 WIB, dan begitu mendapatkan laporan, langsung menurunkan delapan unit mobil pemadam kebakaran," kata Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Barito Selatan Eddy Purwanto seperti diwartakan Antara.
Menurut dia, sekitar kurang lebih satu jam alhamdulillah api berhasil dipadamkan sehingga tidak menjalar kebagian lainnya pada kantor KPU Barito Selatan itu.
Terkait dengan dokumen penting lanjut dia, terutama berkas-berkas calon anggota legislatif bisa diselamatkan meskipun ada sebagian yang terkena air, dan mudah-mudahan tidak rusak serta bisa dipergunakan.
Sementara, Ketua KPU Barito Selatan Bahruddin mengatakan pada saat kejadian, dia sedang tidak berada di kantor.
"Saya tidak mengetahui penyebabnya, sebab terakhir saya meninggalkan ruangan sekitar pukul 15.30 WIB, dan meninggalkan kantor hampir pukul 17.00 WIB, karena masih menemani teman-teman operator menyelesaikan pekerjaan untuk persiapan rapat pleno yang dijadwalkan Senin," ujarnya.
Baca Juga: Insiden Penembakan di Trans Papua, Ratusan Warga Nduga Mengungsi ke Hutan
Untuk berkas-berkas dipastikan aman semua, karena selain ada di dalam dalam soft copy, data juga menggunakan sistem digital, bahkan sudah berada di server KPU-RI, sehingga semua data aman, dan tidak berpengaruh pada proses pencalonan menjelang Pemilu 2019.
Disinggung dugaan penyebab kebakaran, Ketua KPU Barito Selatan itu mengatakan tidak mengetahui, dan biarkan pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan.
"Api berasal dari ruangan saya, namun untuk penyebabnya saya tidak mengetahui," ujar Bahruddin.
Berita Terkait
-
Api di Malam Minggu, Sebuah Rumah Peninggalan Kolonial Habis Terbakar
-
Kisah Haru, Kebakaran Hanguskan Rumah Calon Pengantin Ini
-
Ratusan Ijazah dan Skripsi Habis Terbakar Saat Kampus Undar Dilalap Api
-
Polisi Selidiki Kebakaran Kampus Megah Universitas Darul Ulum Jombang
-
Polemik Status Pencalonan OSO, Mahfud MD Sarankan Ini ke KPU
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan