Suara.com - Sebanyak belasan mobil mengalami kerusakan karena diduga menjadi sasaran amukan massa saat terjadi aksi pembakaran Markas Polsek Ciracas Jakarta Timur, Selasa (11/12/2018).
Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengaku masih belum tahu total kerugiaan akibat aksi pengerusakan kendaraan operasional di Mapolsek Ciracas. Sebab, kini masih dalam proses pendataan.
"Masih didata ya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (12/12/2018).
Berdasarkan data yang dihimpun, ada 17 unit kendaraan yang tercatat mengalami kerusakan akibat penyerangan di Polsek Ciracas. Rinciannya yakni sedan Ford (6 unit), Kijang Inova (1 unit), Kijang (1 unit), Mazda (1 unit), Daihatsu Grandmax (2 unit), Toyota Avanza (1 unit), Daihatsu Xenia (1 unit), Ford Ranger (1 unit), Nissan X-trail (1 unit) dan dua unit mobil operasional lain.
Sebelumnya, aksi pembakaran Mapolsek Ciracas terjadi setelah didatangi sekelompok orang yang jumlahnya diperkirakan mencapai 100 orang, tadi malam. Tak hanya membakar kantor, massa juga merusak kendaraan dan menganiaya anggota polisi termasuk Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widar.
Diduga, aksi pembakaran kantor polisi itu adalah buntut dari pengeroyokan terhadap seorang aparat di kawasan Cibubur, Senin (10/12/2018).
Tag
Berita Terkait
-
Polda Metro Buru Dalang Pembakaran Mapolsek Ciracas
-
Polda Sebut Novel Tak Kooperatif, KPK Angkat Bicara
-
Polsek Cicaras Dibakar Massa, 7 Tahanan Dipindah ke Polda Metro Jaya
-
Rusak Alat Makeup Istri, Sandy Tumiwa Dilaporkan ke Polisi
-
Jual Blangko e-KTP Lewat Tokopedia, Anak Pejabat Dukcapil Punya Tiga Akun
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret