News / Metropolitan
Rabu, 12 Desember 2018 | 15:47 WIB
Kendaraan operasional di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur dievakuasi. (Suara.com/Walda Marison)

Suara.com - Sebanyak belasan mobil mengalami kerusakan karena diduga menjadi sasaran amukan massa saat terjadi aksi pembakaran Markas Polsek Ciracas Jakarta Timur, Selasa (11/12/2018).

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengaku masih belum tahu total kerugiaan akibat aksi pengerusakan kendaraan operasional di Mapolsek Ciracas. Sebab, kini masih dalam proses pendataan.

"Masih didata ya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (12/12/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun, ada 17 unit kendaraan yang tercatat mengalami kerusakan akibat penyerangan di Polsek Ciracas. Rinciannya yakni sedan Ford (6 unit), Kijang Inova (1 unit), Kijang (1 unit), Mazda (1 unit), Daihatsu Grandmax (2 unit), Toyota Avanza (1 unit), Daihatsu Xenia (1 unit), Ford Ranger (1 unit), Nissan X-trail (1 unit) dan dua unit mobil operasional lain.

Sebelumnya, aksi pembakaran Mapolsek Ciracas terjadi setelah didatangi sekelompok orang yang jumlahnya diperkirakan mencapai 100 orang, tadi malam. Tak hanya membakar kantor, massa juga merusak kendaraan dan menganiaya anggota polisi termasuk Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widar.

Diduga, aksi pembakaran kantor polisi itu adalah buntut dari pengeroyokan terhadap seorang aparat di kawasan Cibubur, Senin (10/12/2018).

Load More