Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohammad Guntur Romli berencana melaporkan Kadiv Hukum Persaudaraan Alumni 212 Damai Hari Lubis dan Benny Nainggolan ke Bareskrim Mabes Polri. Guntur menganggap keduanya telah menyebarkan berita bohong.
"Dia memalsukan status saya. Saya tidak sebut agama dan salat di status saya," kata Guntur kepada Suara.com, Jumat (14/12/2018).
Oleh karena itu Guntur akan didampingi Cyber Indonesia Habib Muannas Aladid untuk melaporkan Lubis ke Bareskrim. Selain Lubis, Guntur juga turut melaporkan Benny sebagai pihak yang melaporkannya ke Bareskrim atas kasus yang sama.
Guntur merasa tidak menistakan agama. Terkait dilaporkannya ke polisi, Guntur merasa nama baiknya jadi tercoreng. Laporan tersebut rencanannya akan dilakukan pada Sabtu (15/12/2018) besok, atas dugaan melanggar pasal KUHP 310 tentang pencemaran nama baik.
"Yang terlapor pelapor Benny Nainggolan dan Damai Hari Lubis. Kalau Damai Hari Lubis itu membuat kebohongan dan kepalsuan," pungkasnya.
Untuk diketahui, Korlabi pada Kamis (13/12) kemrin resmi melaporkan Politisi Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Guntur Romli ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Guntur Romli dilaporkan karena status Facebook Jamaah MONASlimin.
Wakil Ketua Korlabi Habib Novel Bamukmin mengatakan pihaknya melaporkan status Facebook Guntur atas dugaan penistaan agama, Kamis (13/12/2018).
"Kemarin Sekjen (Korlabi) kita melaporkan Guntur Romli masalah akun FB nya yang menghina 212 yang dikatakan 212 itu adalah kelompok agama baru Monas yaitu setahun sekali ibadahnya di Monas, Monalimin. Nabinya Hulaihi, Tuhannya Subenahu watuulo," ujar Novel kepada Suara.com.
Baca Juga: Spanduk Copot Darmin Nasution Bertebaran di BP Batam
Berita Terkait
-
Kasus Tweet Jamaah MONASlimin, Guntur Romli Melawan!
-
Tweet Jamaah MONASlimin, Guntur Romli PSI Dipolisikan Korlabi
-
PAN Kalsel Membelot dari Prabowo - Sandiaga Uno, PSI: Kapal Oleng Kapten
-
Bandingkan Reuni 212, Habib Novel : Nilai Matematika Guntur Romli Jeblok
-
Prabowo Murka, Politisi PSI: Jangan-jangan Dia Kesurupan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula
-
BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan
-
Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong
-
Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah
-
4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya
-
Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi
-
Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya