Suara.com - Riz alias Rah (46) terpaksa harus kembali merasakan pengapnya udara di penjara setelah ditangkap polisi terkait kasus pencurian tas dan telepon seluler di dalam mobil milik Haji Muhammad. Aksi pencurian itu terjadi saat korban sedang memakir mobilnya di Jalan Sultan Adam, Kecamatan Banjarmasin Utara, Jumat (13/12/2018) kemarin.
Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol Ukkas M Kitta menjelaskan, kasus pencurian itu baru diketahui Haji Muhammad setelah mendengar suara bunyi pintu mobil ditutup. Kejadian itu berlangsung saat korban sedang membeli buah cempedak di depan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam.
Merasa ada yang janggal, istri korban lalu bergegas ke mobil dan terkejut barang bawaan yang ditaruh di dalam mobil hilang. Kontan, Haji Muhammad lalu memeriksa sekeliling dan melihat Riz sedang menggondol tas istrinya.
Sejurus kemudian, korban akhirnya berteriak meminta pertolongan. Akhirnya residivis kasus pencurian itu berhasil dibekuk warga.
"Usai tertangkap warga, anggota langsung datang ke tempat kejadian perkara dan membawanya ke Polsek," kata Ukkas seperti dikutip Antara, Sabtu (15/12/2018).
Saat ini pelaku Riz sudah diamankan di Polsek Banjarmasin Utara beserta barang bukti tas dan handphone hasil kejahatan yang telah dia lakukan.
"Riz harus mempertanggungjawabkan perbuatan karena sudah melakukan tindak kriminalitas," tandasnya.
Berita Terkait
-
Tunggu Penumpang, Ojol Malah Ditusuk, Pisau Masih Tertancap di Punggung
-
Kondisi Usus Terburai, Lelaki Diduga Gelandangan Tewas di Trotoar
-
Polisi Tangkap Perusak Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru
-
Usai Diantar Jenguk Anak di RS, Perempuan Ini Nyaris Diperkosa Buruh
-
Jadi Bos Maling, Ibu-ibu di Jambi Sudah Curi 15 Motor
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith