Suara.com - Anda tengah mengkhawatirkan kabar orang-orang terkasih yang kemungkinan menjadi korban tsunami Selat Sunda? Aplikasi ponsel bernama Cari Temu ini mungkin bisa membantu.
Aplikasi yang diluncurkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pada Oktober 2018 ini, merupakan sistem yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat dalam mencari dan menemukan kembali anggota keluarga yang hilang dalam bencana.
Kepala Biro Teknologi Informasi dan Pelaporan Baznas Achmad Setio Adinugroho seperti diberitakan Antara, mengatakan aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di Google Play Store.
Menurut dia, aplikasi ini menjadi bagian dari program Baznas Tanggap Bencana (BTB) dalam melayani korban terdampak bencana.
Keberadaan aplikasi ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat melaporkan anggota keluarganya yang hilang, serta menampung informasi jika ada pengguna aplikasi yang menemukan orang hilang.
Informasi yang masuk kemudian akan diolah oleh sistem sehingga pengguna dapat menemukan orang yang dicari.
"Kami berharap aplikasi ini akan melahirkan gagasan lain yang memudahkan korban hilang dalam bencana dan peristiwa-peristiwa darurat yang lain," kata Achmad.
Aplikasi Cari Temu ini memiliki empat fitur utama yaitu melaporkan orang hilang, melaporkan penemuan orang hilang dari yang telah dilaporkan, mencari orang hilang dari yang telah dilaporkan dan mengirimkan informasi lokasi.
Achmad Setio mengatakan, di halaman pertama aplikasi ini, pengguna langsung dapat memasukkan nama orang yang sedang dicari dan mengisi data tentang ciri-cirinya.
Baca Juga: Isu Jokowi Kader PKI Terus Bergulir, Ma'ruf Amin: PKI Mata Lu
Hal yang sama juga berlaku bagi masyarakat yang menemukan orang yang tersesat, pengguna dapat melaporkannya melalui aplikasi ini dengan memilih menu "found" di dalam aplikasi.
"Semua fitur ini dapat digunakan oleh publik tetapi tetap dalam monitor Baznas Tanggap Bencana (BTB), harapannya aplikasi ini dapat membantu mengorganisir informasi pencarian orang hilang sehingga tidak lagi sulit mencari dan melaporkan orang hilang akibat bencana," kata Achmad Setio.
Ia mengatakan, pada tahap awal, aplikasi ini hanya mengandalkan laporan masyarakat. Namun nantinya akan dikembangkan untuk dapat terintegrasi dengan lembaga atau organisasi lainnya yang memiliki informasi tentang orang hilang dan tidak terbatas penggunaannya hanya pada saat bencana saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM