Suara.com - Hujan disertai angin cukup kencang melanda lokasi nikah massal yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta di area Lapangan Parkir Thamrin 10, Jakarta Pusat. Sejumlah pengantin pun lari kocar kacir berusaha mencari tempat berlindung dari hujan.
Pantauan Suara.com di lokasi, Senin (31/12/2018), hujan gerimis mengguyur lokasi sekita pukul 17.45 WIB. Hujam semakin deras disertai angin cukup kencang pung melanda lokasi nikah massal.
Sejumlah pengantin yang baru tiba di lokasi pun lari tunggang langgang berusaha mencari perlindungan agar tak kehujanan. Dengan mengenakan baju kebaya berwarna putih, pengantin wanita tampak mengangkat kain batik hingga betis sambil berlari kecil menghindar hujan.
Angin kencang pun membasahi separuh panggung. Akibatnya, karpet yang digelar di panggung basah kuyup.
Tempat ijab kabul para pengantin terpaksa dimundurkan lebih dekat ke panggung agar tak terkena tampias hujan. Sebab, para pengantin duduk lesehan di dalam panggung.
Para sanak saudara dan kerabat yang mendampingi para pengantin pun tampak kebingungan untuk mencari tempat berteduh. Meski hujan yang turun tidak terlalu deras, angin cukup kencang menyapu lokasi nikah massal.
Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat mengatakan, tak ada upaya lain yang dapat dilakukan selain meminta doa kepada Sang Kuasa agar acara dilancarkan. Pasalnya, hujan memang sudah biasa mengguyur Jakarta di pengunjung tahun.
"Kita tetap berdoa berupaya sama Allah mudah-mudahan diberi kelancaran dan ketertiban karena memang acara di penghujung tahun, biasanya udah musim hujan tapi saya berharap minta doa bisa berjalan lancar," ungkap Hendra.
Untuk diketahui, sebanyak 557 pasangan pengantin akan diikutkan dalam acara Nikah dan Itsbat Massal yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta saat perayaan malam tahun baru 2019. Para pasangan pengantin juga mendapatkan mahar gratis sebesar Rp 500 ribu.
Baca Juga: Jalur ke Puncak Mulai Ditutup Sampai Pukul 06.00 WIB Selasa Besok
Dari total 557 pasangan, sebanyak 221 pasangan merupakan pasangan baru menikah dan sisanya ada 336 pasangan yang telah menikah namun belum memiliki buku nikah akan diikutkan dalam itsbat massal. Dalam acara itu, Pemprov DKI Jakarta turut mengundang ulama Aa Gym untuk memberikan nasihat pernikahan bagi para pasangan.
(Chyntia Sami)
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Lanjutkan Program Ganjil Genap Mulai 2 Januari 2019
-
Banyak Acara Tahun Baru di Jakarta, Anies Minta Warganya Tertib
-
Ini 4 Lokasi Panggung Hiburan di Jakarta untuk Rayakan Malam Tahun Baru
-
Tak Diberi Hadiah Uang Tunai, Calon Pengantin Ini Marah
-
Kumpul di HI, Jam 12 Malam Anies Pimpin Doa Bersama untuk Korban Tsunami
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi