Suara.com - Marlina, ibu rumah tangga berusia 45 tahun, ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatanm,karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 261,83 gram.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Farman mengatakan, penangkapan bermula ketika mereka mendapatkan informasi dari Polda Jambi mengenai pengiriman sabu berjumlah besar ke Palembang.
Berdasarkan informasi tersebut, mereka langsung bergerak hingga menangkap Marlina saat berada di Jalan KM 42 Kecamatan Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin. Ketika itu, Marlina ada di dalam bus antarkota.
"Sabu disimpan di dalam bra dan celana dalam pelaku,” kata Farman, Selasa (1/1/2019).
Farman menjelaskan, sabu tersebut diduga disiapkan Marlina untuk diedarkan saat malam pergantian tahun di Palembang. Bahkan, ia juga diketahui telah dua kali ditangkap petugas dalam kasus pengiriman narkoba.
"Pelaku pernah ditangkap oleh Polda Sumut. Setelah keluar, kembali menyelundupkan sabu. Kami akan kembangkan, menelusuri kelompoknya.”
Sementara pengakuan tersangka, sabu tersebut ia bawa dari Pekanbaru Riau untuk diedarkan di Palembang. Dalam pengiriman tersebut, Marlina mendapatkan upah Rp 4 juta.
"Saya terpaksa begini lagi karena butuh uang untuk usaha saya di kampung. Jadi sesuai pesanan saja," kata dia.
Ia menuturkan, sabu itu disimpan dalam bra dan celana dalam untuk mengelabui polisi. ”Ternyata masih digeledah juga.”
Baca Juga: Tendang Botol ke Arah Penonton, Unai Emery Didenda FA
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun