Suara.com - Akademisi sekaligus aktivis politik Rocky Gerung menjelaskan bahwa saat ini banyak anak-anak Indonesia yang mengalami kekurangan gizi dan terbebani utang negara sebesar Rp 30 juta. Hal tersebut membuat bisa menciptakan masa depan anak bangsa yang tidak diharapkan.
Rocky sempat kebingungan dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang meminta masyarakat bersiap untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0. Pasalnya, Rocky menilai bangsa Indonesia di bawah pemerintahan Jokowi saat ini justru tidak dipersiapkan untuk menghadapi itu.
"Kalau kita mau masuk ke 4.0 mestinya generasi sekarang nggak kekurangan gizi. Padahal faktanya ada 7 juta anak balita yang 10 tahun lagi akan mengalami stunting, kekurangan gizi," kata Rocky padat pidatonya dalam acara Pagelaran 212 Award di Gedung Perfilman, Jalan H. R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2018).
Rocky pun membayangkan generasi-generasi mendatang dalam sebuah jalan tol. Apabila kekurangan gizi itu tidak juga diperbaiki, pada 10 tahun mendatang, anak-anak bangsa tidak akan menjajali jalan tol sebagai pengguna mobil mewah ataupun sebagai pengusaha yang bolak-balik menggunakan jalan tol untuk menjalani bisnisnya.
Justru kata Rocky mereka akan menjadi peminta-peminta di jalan tol karena tidak memiliki gizi yang baik. Bahkan kata Rocky hal itu diperburuk dengan beban para anak-anak bangsa karena utang negara. Rocky menyebut akibat tingginya utang yang dimiliki pemerintah saat ini, anak-anak yang baru lahir sudah terbebani utang hingga Rp 30 juta.
"Apakah mereka akan berada di jalan tol sepulu tahun ke depan dengan otak yang menciut karena kekurangan gizi, pasti mereka ada disitu, sebagai apa? Sebagai pengemudi mobil mewah? Sebagai business man yang bolak-balik di jalan tol untuk bisnis?," ujarnya.
"Tidak, mereka ada disitu sebagai peminta-minta, itu masa depan kita. Mereka jadi peminta-minta karena harus membayar utang negara karena setiap anak yang lahir hari ini langsung terbebani 30 juta rupiah utang negara," tambahnya.
Menurut Rocky hal tersebut dilahirkan dari sebuah rezim dungukrasi. Rezim dungukrasi yang dimaksud Rocky ialah rezim yang terlalu fokus pada pembangunan infrastruktur tetapi mengabaikan kepentingan masyarakat lainnya.
"Itu hanya bisa dihasilkan oleh rezim dungukrasi, rezim yang memilih membangun jalan tol dan lupa membangun jalan pikiran," pungkasnya.
Baca Juga: Foto Prabowo - Sandiaga Pakai Jas, Timses: Penci Simbol Nasional dan Islam
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Respons Ketegangan di Selat Hormuz, Jepang Aktifkan Saluran Darurat ke Iran
-
Jeritan Pemilik Warung Madura: Harga Plastik Naik Dua Kali Lipat, Modal Makin Terkuras
-
Soroti Laporan 'ABS' Pakai AI di JAKI, Anggota Komisi A DPRD DKI: Ini Alarm Bagi Pelayan Publik!
-
Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'
-
Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Wanti-wanti Jangan Jadi Ajang 'Abuse of Power' dan Hengky-Pengky
-
DPR Apresiasi Kejagung Tindak Tegas Jaksa Kejari Karo: Pelajaran untuk Semua!
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Bos Gema Shafa Marwa hingga Aero Globe Indonesia
-
Kemenkes Dorong Penertiban Iklan Film Aku Harus Mati: Cegah Risiko Peniruan Bunuh Diri
-
Harga Produk di Jakarta Berangsur Naik Imbas Perang Iran, Pramono Anung: Inflasi Masih Terjaga
-
Ya Allah, Gaza Diserang Lagi saat Iran Masih Digempur Israel