Suara.com - Arsa Bahra Putra (24), Caleg Partai Gerindra Kota Semarang, ditangkap aparat Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang saat mengisap sabu di rumah seorang relawan di Perumahan Sedayu Indah, Kelurahan Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Minggu (6/1) malam.
Kasat Narkoba Ajun Komisaris Besar Bambang Yoga membenarkan adanya peristiwa penggrebekan tersebut. Melalui penggrebekan itu, pihaknya menyita barang bukti sabu seberat 0,5 gram beserta alat isapnya.
"Minggu malam penggrebekan, ini masih kami periksa, untuk (keterangan) lebih detail tunggu hasil pemeriksaan," kata Bambang Yoga, Selasa (8/1/2019).
Berdasarkan pemeriksaan sementara, diperoleh informasi Arsa Bahra Putra belum lama sebagai pengguna narkotika jenis sabu.
"Dia pengguna saat ditangkap, dari pengakuannya sudah dua hingga tiga bulan sejak pencalegan memakai sabu," lanjut Bambang.
Agus, sang pemilik rumah, juga turut ditangkap polisi lantaran diduga ikut, atau setidaknya mengetahui penyalahgunaan narkoba tersebut. Terlebih barang bukti sabu didapatkan polisi dari rumahnya.
Selama masa kampanye Pemilu 2019, rumah Agus kerap dijadikan konsolidasi pemenangan Arsa bahra Putra.
Sementara Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang Sigit Ibnugroho menyesalkan ulah salah satu calon legislatif (caleg) yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.
"Sebagai Ketua saya kecewa, tapi itu urusan pribadi yang bersangkutan," kata Sigit.
Baca Juga: Ini Alasan PSSI Belum Perkenalkan Simon McMenemy ke Publik
Hal tersebut, lanjut dia, sangat kontras dengan semangat partai maupun upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam memerangi narkoba.
"Momen sosialisasi pencalegan seharusnya untuk meraih simpati masyarakat, ini kok malah melakukan perbuatan tercela. Narkoba kan menjadi musuh utama kita bersama," tukas Sigit.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga