Suara.com - Pasca kerusuhan di Rumah Tahanan atau Rutan Kelas IA Surakarta, Jawa Tengah, enam narapidana langsung diungsikan ke sel tahanan Mapolda Jawa Tengah.
Proses pemindahan dikawal kendaraan lapis baja jenis Barracuda memasuki halaman Mapolda Jawa Tengah pada Kamis (10/1/2019) sekitar pukul 17.00 WIB. Di dalamnya terdapat enam napi yang dibawa dari Rutan Surakarta tersebut.
"Iya benar, ada enam orang (napi) dipindah ke Mapolda. Sudah diterima di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triatmaja.
Menurut Agus, rencananya keenam napi tersebut akan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan klas I Kedungpane Semarang. Kendati demikian, dari keenam napi tersebut belum diketahui nama-nama siapa saja yang dipindah ke Mapolda Jateng.
"Tapi untuk narapidana kasus penganiayaan, Koes Setiawan Danang Mawardi alias Iwan Walet tidak bersama para napi yang di Mapolda. Iwan Walet ke (Lapas) Sragen," ucapnya.
Diketahui, kerusuhan di Rutan Kelas IA Surakarta terjadi pada Kamis (10/1/2019) pagi, dipicu kesalahpahaman antar pembesuk narapidana dengan penghuni tahanan lapas.
Kepala Rutan kelas IA Surakarta, M. Ulin Nuha mengatakan, kekacauan yang terjadi tidak hanya melibatkan para warga binaan atau tahanan saja. Tetapi, juga para pembesuk.
Akibat peristiwa ini, sebanyak enam narapidana pun dipindahkan. Di antaranya ke Rutan Kelas 1A Kedungpane Semarang dan Lapas Sragen sebagai upaya antisipasi berulangnya keributan antar tahanan.
Kontributor : Adam Iyasa
Baca Juga: Indonesia Diguncang 11.577 Kali Gempa Sepanjang 2018
Berita Terkait
-
Cerita Kelam LC Cantik di Solo, Jadi Budak Narkoba Bareng Suami
-
Massa Rompi Kuning Kembali Bentrok dengan Polisi Prancis
-
BI Sebut Inflasi di Kampung Halaman Jokowi Terkendali 2,29 Persen
-
Bela Aksi Rekannya Serang McGregor, Khabib Ancam Mundur dari UFC
-
Misteri : Sosok Terpancung Tiga di Tangga Makam Imogiri
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!