Anak kedua dari empat bersaudara ini bisa dibilang memiliki pemikiran jauh ke depan. Itu terlihat saat sebelum dia berangkat ke Malaysia sekitar tahun 2006, Anazkia sangat berniat kenal internet.
Pengalamannya pernah mengikuti kelas menulis di Rumah Dunia milik Gol A Gong jadi salah satu fondasi. Saat itu, dia sempat belajar komputer. Kemudian, dia juga berkenalan dengan wartawan, dan mahasiswa serta pelajar.
Pemikiran Anazkia saat itu adalah, bila dia bisa menggunakan Internet, dia bisa mengabari rekan-rekan terdekat.
“Karena saya sering dengarnya hal-hal negatif saat jadi TKW di Malaysia. Kalau saya bisa Internet kalau ada apa-apa bisa dari Internet,” paparnya.
Beruntungnya, Anazkia mendapatkan majikan yang baik hati. Di sana, dia diizinkan menggunakan komputer. Dia diajarkan anak majikannya membuat Yahoo! Messenger. Kenalannya lewat milis (mailing list) pun mengenalkannya pada kegiatan blogging.
Dari situ, Anazkia mengumpulkan gajinya yang saat itu 500 Ringgit buat beli laptop seharga 1500 Ringgit. Karena membantu adiknya sekolah, Anazkia mengaku cukup lama menjalani proses hingga memiliki laptop pertama.
“2008 saya beli laptop sendiri. 1.500 ringgit saat itu. Nabung lama sih karena waktu saya kecil di Malaysia, 500 ringgit, awal saya datang malah gaji saya 400 ringgit,” akunya.
Anazkia terbilang sangat aktif nge-blog. Dia juga nge-blog di salah satu platform blog ternama milik salah satu media. Bermula dari tulisan curhat aja, Anaz makin serius mengelola konten blog-nya.
Di platform tersebut, Anazkia sering menuliskan pengalamannya sebagai tenaga kerja dan rekan-rekan yang dia lihat. Bahkan, dia melakukan riset sehingga tulisannya kredibel.
Baca Juga: Intip Kalimat Inspiratif dari Buku Michelle Obama yang Harus Anda Baca
“Sebelum nulis itu cari referensi. Misalnya, hak dan kewajiban pembantu rumah tangga itu apa. Majikan itu harus menyediakan apa. Nyari pendukung sebelum mem-publish-nya,” jelas Anazkia.
Dari situ, nama Anazkia makin dikenal banyak pengguna blog. Bahkan, salah satu rekan blogger-nya mengajukan nama Anazkia ke majalah NOVA. Kebetulan saat itu majalah tersebut mengadakan penghargaan. Di tahun 2014, Anazkia terpilih jadi Perempuan Inspiratif NOVA di kategori perempuan dan teknologi.
Tawaran buat diundang ke berbagai acara diperoleh Anazkia. Networking-nya makin luas. Hingga akhirnya dia dipercayakan bekerja di media, dan beberapa NGO. Salah satunya, jadi jurnalis buat salah satu NGO dan kurator buat salah satu media ternama di Indonesia.
Kini, Anazkia bekerja di salah satu NGO bernama ICTWatch. Lembaga tersebut fokus untuk mengedukasi masyarakat agar menggunakan internet secara bijak.
“Jadi pembantu pun harus pintar. Baca buku apa aja ya karena dari bacaan-bacaan itu kan bikin kita mikir, dan pengetahuan kita terbuka. Terus perluas networking. Kalau misal saya kan pembantu nih kalau bisa jangan cuma berteman sama pembantu aja tetapi juga di luar,” tutup Anaz memberikan tips. (Moneysmart.id)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi