Suara.com - Oknum petugas bea cukai membantu melancarkan penyelundupan barang mewah, dengan hubungan intim sebagai imbalannya.
Oknum petugas bea cukai tersebut, GZ (37 tahun), mendapat sanksi pasca terbukti menyalahgunakan jabatan.
BACA JUGA: Lagi, Adegan Dewasa Tayang di Videotron Tengah Kota
Ironisnya, kasus petugas bea cukai bayar pakai hubungan seks untuk meloloskan barang selundupan ini bermula dari bocornya video pengakuan tentang perselingkuhan dirinya di hadapan sang istri.
Pria yang hampir menginjak usia kepala empat tersebut mengaku telah meniduri 14 klien wanita yang terlibat dalam jaringan penyelundupan barang mewah.
BACA JUGA: Liburan ke Pantai, 5 Artis Ini Ogah Umbar Keseksian, Siapa Saja?
Setelah melalui 'transaksi' tersebut, barang-barang mewah yang diselundupkan dari luar negeri tersebut jadi bebas pajak untuk kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.
Ulah oknum petugas bea cukai yang menyalahgunakan jabatan ini tentu sangat tidak patut.
BACA JUGA: Stok Melimpah, DJ Seksi Tawarkan ASI Miliknya
Baca Juga: Tak Perlu Umbar Keseksian, 5 Artis Ini Tetap Memukau saat Liburan
Peristiwa gratifikasi seks yang terjadi di Cina ini tentu mencoreng profesionalitas dan etika bekerja.
Dikutip dari Shanghai.ist, tanpa melewati sensor pajak, penyelundupan barang-barang mewah ini mampu menghasilkan uang dengan nominal yang sangat banyak.
Guideku.com/Aditya Prasanda
Tag
Berita Terkait
-
Dompet Aman! 3 Provinsi Ini Beri Diskon dan Hapus Denda Pajak Motor Maret 2026
-
Gen Z: Di Medsos Teriak Antikorupsi, Di Kantor Pajak Mendadak Amnesia
-
NICE Kantongi Izin Pameran Bebas Pajak dan Bea Masuk
-
Purbaya Mau Audit Wajib Pajak Buntut Restitusi Tembus Rp 360 Triliun
-
Temuan Lima Koper Uang Rp5 Miliar Bea Cukai, KPK Usut Pemiliknya
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga