Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno bersyukur harga tiket pesawat turun. Selama ini Sandiaga harus menggunakan pesawat komersil untuk berkampanye ke luar pulau Jawa.
Sandiaga menjelaskan selama ini pihaknya memilih menggunakan pesawat komersil sebagai salah satu alternatif transportasinya untuk berkampanye. Dirinya bersyukur apabila harga tiket pesawat turun.
Hal tersebut disampaikannya lantaran selama ini dirinya beserta Capres nomor urut 02 selalu mengedepankan kampanye paket hemat sekali atau pahese akibat dana kampanye yang terbatas.
"Kita tetap akan menggunakan pesawat komersil, alhamdulillah ini turun, biaya kampanye juga turun ya," kata Sandiaga di Ayana MidPlaza, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2018).
Meskipun pihaknya menerapkan kampanye pahese. Namun Sandiaga harus tetap menggunakan dana anggaran agar bisa berkampanye ke dalam maupun pulau Jawa.
Selama masa kampanye ini, Sandiaga telah menempuh 1.000 titik sosialisasi kampanye. Titik tersebut tersebar mulai dari pulau Jawa yang meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Selain itu, wilayah Aceh hingga timur Indonesia yakni Ternate juga pernah disambangi Sandiaga.
"Paket ekonomis kita untuk memastikan harga-harga kunjungan itu terjangkau mudah-mudahan sangat terbantukan," pungkasnya.
Untuk diketahui, Asosiasi maskapai yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier Association (INACA) memutuskan untuk menurunkan tarif tiket pesawat. Hal ini sesuai dengan keluhan dari masyarakat yang menganggap harga tiket pesawat terlalu tinggi, padahal masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 sudah sudah selesai.
Ketua Umum INACA IGN Ari Askhara Danadiputra mengatakan, penurunan harga itu bervariatif mulai dari 20 hingga 60 persen.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Mahal, Wapres JK Salahkan Dolar AS
Berita Terkait
-
Jika Jokowi dan Prabowo Setuju, Tes Baca Al Quran Akan Dilakukan di Aceh
-
Posko BPN Prabowo Dibangun di Solo, Jokowi Tertawa dan Ucapkan Ini
-
Tagih Tes Baca Alquran di Aceh, Ikatan Dai Sambangi Markas Prabowo
-
Harga Tiket Pesawat Turun 20 sampai 60 Persen
-
INACA: Harga Tiket Pesawat Masih Sesuai Aturan Kemenhub
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali