Suara.com - Kapolres Rejang Lebong, Bengkulu AKBP Jeki Rahmat Mustika memastikan korban pembunuhan satu keluarga yang terjadi di wilayah pada Sabtu (12/1) lalu, tidak disertai perkosaan.
"Tidak ada aksi perkosaan yang dilakukan tersangka saat melakukan pembunuhan. Saat ditemukan kondisi baju korban tersingkap, karena saat akan dibunuh korban melakukan perlawanan sehingga bajunya tersingkap," ujar AKBP Jeki Rahmat Mustika kepada sejumlah wartawan, di Rejang Lebong, Rabu (16/1/2019).
Penjelasan itu, kata dia, perlu disampaikannya untuk membantah isu yang beredar di masyarakat yang menyebutkan jika salah satu korbannya sempat diperkosa oleh tersangka.
Berdasarkan hasil autopsi luar serta visum medis tidak ditemukan adanya kekerasan seksual, adanya darah di sekitar alat vital korban bukan akibat perkosaan melainkan korban sedang dalam kondisi haid.
Pembunuhan satu keluarga yang dilakukan tersangka Jumhari Muslim alias Ari (33), mantan suami ketiga Hasnatul Laili alias Lili itu dilakukan seorang diri.
Tersangka yang mengetahui keadaan rumah korban dan aktivitas setiap paginya, sehingga mempermudah tersangka dalam menjalankan aksinya.
Penyidik Polres Rejang Lebong masih melakukan pemeriksaan kepada tersangka Jumhari Muslim dan saksi-saksi, dengan saksi yang diperiksa sudah mencapai 12 orang, dan berkemungkinan masih ada saksi lainnya diperiksa untuk melengkapi berita acara pemeriksaan.
Sebelumnya tersangka pelaku pembunuhan satu keluarga di Rejang Lebong yakni Jamhari Muslim alias Ari (33) warga RT 01, RW01, Kelurahan Talang Ulu ditangkap petugas gabungan, Senin (14/1) pagi, sekitar pukul 05.00 WIB ketika berada di wilayah Kota Manna, Bengkulu Selatan saat berniat lari ke Krui, Lampung.
Kasus pembunuhan satu keluarga ini dialami Hasnatul Laili alias Lili (35), seorang janda yang berprofesi sebagai pedagang pisang, dan dua anaknya Melan Miranda (16), pelajar kelas X Madrasah Aliah Negeri (MAN) Curup dan Chyka Ramadani (10) yang baru duduk di kelas III SD.
Baca Juga: Aniaya 2 Tahanan Polisi, Puluhan Warga Kalbar Ramai-ramai Serahkan Diri
Ketiganya ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (12/1) sore sekitar pukul 16.30 WIB, di rumahnya yang berada di Simpang Suban Air Panas RT 08, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Disekap Pacar, Gadis Ini Disetubuhi 4 Kali dan Rambutnya Digunduli
-
Anak dan 2 Cucunya Jadi Korban Pembunuhan Sadis, Ibu Lili Jatuh Sakit
-
Tolak Bersetubuh, Pacar Sekap dan Gunduli Gadis 20 Tahun di Rumah Kost
-
Pelaku Masih Misterius, Ini 8 Fakta Pembunuhan Siswi SMK di Bogor
-
Ayah Tiri Bejat, Jumhari Bunuh Melan dan Chyka Pakai Kabel Charger Laptop
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Angka Pemudik 2026 Melonjak 10 Persen, Simak Data Lengkap Kemenhub Berikut Ini
-
Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel
-
Lebaran Berpotensi Sabtu 21 Maret, Kemenag DIY Pantau Hilal di POB Syekh Bela Belu Sore Ini
-
Beri Kejutan Menyenangkan, LRT Jabodebek Berlakukan Tarif Rp1 Saat Idul Fitri 2026
-
Hilal Dinilai Belum Penuhi Kriteria, BRIN-BMKG Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh 21 Maret
-
Trump 'Cuci Tangan', Marahi Israel Serang Ladang Gas South Pars Milik Iran
-
KWP Salurkan 2.000 Sembako Jelang Idul Fitri 2026, Sasar Hingga Pelosok Desa
-
Libur Lebaran di Jakarta, Transjakarta Operasikan Bus Atap Terbuka hingga Rute Pesisir PIK
-
Pemudik Meninggal di Perjalanan Menuju Gilimanuk, Kemenhub Pastikan Jenazah Dipulangkan ke Kebumen
-
Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Tol Cikampek