Suara.com - Seorang pemuda berinisial RD (20) yang juga mahasiswa ditemukan tewas diduga terjun dari atas gedung asrama Universitas Bunda Mulia (UBM) Pademangan, Jakarta Utara pada Selasa (22/1/2019) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Seorang mahasiswa UBM, Johannes mengatakan, korban merupakan mahasiswa yang masih aktif di kampus UBM. RD diketahui sebagai mahasiswa semester 2 yang mengambil jurusan Desain Komunikasi Visual.
"Angkatan 2018 itu. Semester 2 jurusan DKV (Desain Komunikasi Visual)," ujar Johannes saat ditemui di Universitas Bunda Mulia, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (23/1/2019).
Menurut Johannes, jasad RD ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB. Lokasinya di turunan parkiran asrama UBM. Saat itu, tak ada satupun mahasiswa yang mengetahuinya.
"Itu sekitar jam 4 sore, nggak ada yang tahu itu pas dia (korban) lompat," katanya.
Dari informasi, berhembus kabar jika korban sempat stres lantaran nilai semesternya anjlok. Selain itu, diduga RD mengalami masalah percintaan. Hal itu terlihat dirinya kerap sendirian dalam beberapa waktu belakangan.
"Yang beredar di anak-anak sih katanya bener ya gara-gara stres nilai semesterannya," ungkap Johannes.
"Katanya juga sih mungkin masalah percintaan ya. Soalnya dia ini sering keliatannya bareng sama pacarnya terus. Cuman belakangan sendirian mulu," tambahnya.
Sebelumnya, Kapolsek Pademangan, Kompol Yulianthy mengatakan, hingga saat ini, pihaknya masih mendalami motif di balik kasus tersebut. Dirinya mengatakan, pada saat kejadian tersebut tidak ada mahasiswa lain yang melihat korban melompat dari lantai 12 gedung tersebut.
Baca Juga: Diusir dari Hotel Ibis, Keluarga Korban Merasa Ditipu Manajemen Lion Air
"Tidak ada yang melihat. Penyebab lompat korban masih dalam penyelidikan lebih dalam," kata Yulianthy, Selasa (22/1/2019).
Menurut dia, korban merupakan mahasiswa aktif di kampus Universitas Bunda Mulia. Selain itu, korban juga tinggal di mess kampus tersebut.
"Iya. UBM, itu kan dia mahasiswa sekaligus ada mess nya. Jadi dia memang ke Jakarta tinggal di mess UBM," ujarnya.
Berdasarkan keterangan Julianthy, korban berusia 20 tahun berinisial R. Jasadnya kali pertama ditemukan petugas keamanan kampus. Diduga R terjun bebas dari lantai 12 asrama UBM, hal itu diketahui berdasarkan rekaman kamera pengawas.
"Kalau dari rekaman CCTV, korban sendirian naik ke lantai 12 lalu melompat. Jasadnya jatuh di area parkir,” kata Julianthy dalam keterangan tertulis yang didapat Suara.com.
Hingga saat ini, polisi belum bisa menyimpulkan R tewas karena bunuh diri atau sebab lain. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi. Jasad R sendiri sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Berita Terkait
-
Mahasiswa UBM Lompat Bunuh Diri, Kesaksian Pedagang: Baru Pertama Terjadi
-
Dua Mahasiswa di Surabaya Nekat Jual Bayi, Alasannya Bikin Miris
-
Mahasiswa Universitas Bunda Mulia Bunuh Diri Masih Misterius
-
Mahasiswa Ditemukan Tewas di Kampus UBM, Diduga Jatuh dari Lantai 12
-
Pria Diduga Mahasiswa Tewas Terjun dari Lantai 12 Universitas Bunda Mulia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan