Suara.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung telah mengambil sampel urine milik Hakim Pengadilan Negeri (PN) Menggala berinisial Y untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Pemeriksaan urine itu dilakukan setelah Y ditangkap karena kepergok warga sedang mabuk bersama dua perempuan di rumah dinasnya, beberapa waktu lalu.
Kepala BNNP Lampung Brigjen Tagam Sinaga menjelaskan, selain dibawa ke lab, sampel urine Hakim Y itu juga telah diserahkan kepada Komisi Yudisial dan Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang.
"Dalam tes urine, urinenya itu kita bagi dua. Satu ke kita dan satunya ke lab (Laboratorium) dinas kesehatan daerah (Dinkesda), karena ini ada dua yang minta, dari KY dan PT," kata Tagam kepada Saibumi.com--jaringan Suara.com, Kamis (31/1/2019) kemarin.
Menurutnya, alasan BNN memberikan urine itu kepada KY agar tidak menimbulkan perdebatan terkait hasil tes urine hakim Y atas kasus yang kini menimpanya.
"Jadi untuk menguatkan itu kita periksa ke lab saja. Kalau diperiksa di sini saja takutnya ada perdebatan. Kalau ada perbedaan pendapat urusan mereka," kata dia.
Meski tak membeberkan hasil pemeriksaan urine itu, Tagam mengaku BNN telah menyerahkan hasil tes urine kepada KY melalui surat resmi yang ditandatangani Kepala BNNP Lampung.
"Kalau hasil dari kita (BNNP Lampung) itu saya serahkan ke KY melalui surat resmi. Kita tidak ada yang ditutup-tutupi. Kalau hasilnya itu bukan wewenang saya," kata Tagam
Sumber: Saibumi.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa