Suara.com - Cawapres nomor 02, Sandiaga Uno mengaku sudah kebal menaggapi pernyataan nyinyir atau tuduhan dari kubu lawan di masa pilpres 2019 saat ini. Sandiaga mengaku tidak pernah merasa terganggu dan tidak pernah menanggapi serius.
Bahkan ia memastikan jika "urat baper"-nya sudah putus ketika menghadapi pernyataan sinis atau nyinyir dari kubu lawan.
"Saya sih udah nggak baperan, sudah putus urat baper saya, urat baper saya disekujur tubuh saya sudah hampir hilang. Urat baper, urat julid, urat nyinyir tuh dah hampir nggak ada," ujar Sandiaga di SMA Pangudi Luhur I, Jalan Brawijaya IV, Jakarta Selatan, Sabtu (2/2/2019).
Sebelumnya, Sandiaga dituding oleh Sekjen PDIP Hasto Kritiyanto yang menyebut foto Sandiaga bersama seorang korban banjir berlumuran lumpur di Makasar merupakan sebuah setingan. Menanggapi itu, Sandiaga mengatakan, suara rakyat tidak pantas dipandang sebagai lelucon ataupun sandiwara.
"Masyarakat kelas bawah ini punya aspirasi, jangan kita tertawakan, jangan bilang sandiwara, itu adalah hal yang penuh orisinalitas, apa adanya, tidak direkayasa sama sekali," ujar dia.
Di dalam foto yang viral beberapa waktu lalu itu, korban banjir ini bertemu dengan Sandiaga saat kondisi badannya berlumuran lumpur, namun hanya bagian depan tubuh saja. Hal ini lah yang kemudian memantik tudingan jika pria tersebut sengaja di lumuri lumpur untuk berfoto dengan Sandiaga.
"Sudah banyak sekali dibahas, dan akhirnya pria yang bernama Ilyas Daeng itu keluar dan bercerita bahwa beliau abis membersihkan lumpur di bawah kolong tempat tidurnya. Dan beliau harus tengkurap untuk menyapu dan itu kenapa badan depannya kotor," Sandiaga menjelaskan.
Baca Juga: 2 Kades di Jambi Dituntut Warga Karena Peluk Istri Orang dan Hamili Janda
Berita Terkait
-
Di Depan Prabowo, Amien Rais Sebut Ada Kiai Salah Sebut Nama Dalam Doa
-
Sandiaga Jawab Tudingan Foto Setingan saat Berkunjung ke Makassar
-
Ribuan Relawan Prabowo - Sandiaga Putihkan Lapangan Banteng
-
Ribuan Pendukung Prabowo-Sandiaga Turun ke Jalan, Lalin Ditutup Sementara
-
Banyak Pendukung Terjerat Kasus Hukum, Begini Sikap Kubu Prabowo
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan