Suara.com - Aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak), Lieus Sungkharisma mendadak marah-marah kepada petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur. Lieus marah lantaran kecewa karena di tolak saat hendak menjenguk terpidana kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani.
Dari video berdurasi 1 menit, 18 detik yang beredar di WhatsApp, Lieus tampak memarahi petugas di depan pintu gerbang Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Petugas Lapas Cipinang tersebut melarang Lieus menjenguk Ahmad Dhani lantaran di hari Sabtu dan Minggu tidak diperkenankan untuk menjenguk tahanan.
"Ya dikasih tahu dong jangan datang Sabtu-Minggu," tutur Lieus dengan nada keras.
Lebih lanjut, petugas Rutan Lapas Cipinang itu pun sempat menyarankan Lieus untuk kembali menjenguk Ahmad Dhani di hari kunjungan Senin-Jumat. Lieus yang merasa kecewa tetap bersikukuh untuk bertemu Ahmad Dhani.
"Gua mau protes, sengaja gua ngomong kenceng begini, biar denger semua, menterinya juga datang gua enggak takut. Lu jangan bikin susah rakyat tau enggak, peraturan ini harus mempermudah," ujarnya.
"Teleponin karutan nya," imbuhnya.
Untuk diketahui, Ahmad Dhani mendekam di sel tahanan lantaran dinyatakan bersalah oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan karena telah menyebarkan ujaran kebencian di media sosial pada Senin (28/1/2019). Dirinya didakwa 1 tahun 6 bulan penjara.
Usai menyatakan, saat itu juga majelis hakim memerintahkan supaya Ahmad Dhani segera ditahan. Tak berselang lama semenjak dirinya divonis, banyak foto yang beredar memperlihatkan kondisi dirinya di dalam Lapas Cipinang, Jakarta Timur.
Baca Juga: Klaim Diprioritaskan Jadi ASN, Menpan RB: THL Pertanian Tak Perlu Risau
Berita Terkait
-
Melly Goeslaw Teriris Lihat Al dan Dul Menangis di Konser Dewa 19
-
Ahok Mulai Mau Diwawancara Wartawan, Cerita Selama Hidup di Penjara
-
Mewek di Konser Dewa 19, Al Ghazali Dapat Peluk Cium dari Pacar
-
Konser Dewa 19, Ari Lasso Minta Baladewa Dukung Ahmad Dhani
-
Dul Jaelani Tersedu-sedu Gantikan Ahmad Dhani, Mulan Jameela Ikut Nangis
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim
-
Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem
-
Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?
-
Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP
-
Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata