Suara.com - Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK akan memeriksa Laporan Keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun anggaran 2018. Laporan keuangan ini ditargetkan selesai pada 15 Maret 2019.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya akan berusaha mempertahankan status Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP yang pernah mereka raih pada tahun 2017.
"Pemprov DKI akan berikhtiar untuk bisa menyelesaikan semua yang menjadi kewajiban kita, PR yang kita miliki agar tahun 2018 ini, laporan keuangan kita bisa dipertahankan pada status WTP," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (4/1/2019).
Pemprov DKI Jakarta menargetkan proses penyunan laporan keuangan ini akan dilaporkan ke BPK pada 15 Maret 2019 dan akan selesai pada Mei 2019.
"Kita akan mencoba untuk menyelesaikan semua 15 Maret lebih awal dari batas akhir, karena batas akhir itu akhir Maret dan harapannya nanti pertengahan bulan mei semuanya sudah bisa selesai," jelasnya.
BPK akan memulai proses pemeriksaan lapangan mulai hari ini hingga 22 April 2019 dan ditargetkan bisa selesai pada 15 Mei mendatang untuk menyerahkan hasil akhir pemeriksaan dan pemberian status laporan keuangan BPK.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo dan Anies Akan Beri Arahan di Konsolidasi Nasional PKS
-
Soal Transportasi di Jakarta, Anies Dapat Tugas Khusus dari Jusuf Kalla
-
Solusi Macet Jakarta : Anies Baswedan Rancang Transportasi Integrasi
-
Pengguna Angkutan Umum di Jakarta Turun dari 49 Persen ke 19 Persen
-
Jokowi Satu Meja dengan Anies Baswedan, Santap Nasi Padang
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?