Suara.com - Sopir Bus Kramat Jati jurusan Wonogiri - Bandung yang kabur pasca mengalami kecelakaan hingga kini belum ditemukan. Bus tersebut terguling di Jalan Raya Bypass Cicalengka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (6/2/2019) dini hari.
Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan mengatakan pihaknya masih mencari sopir bus Kramat Jati yang diketahui bernama Asep.
"Untuk sopir bus sendiri sampai saat ini sedang dilakukan pencarian di sekitar tempat kejadian perkara (TKP)," kata Indra Hermawan seperti dilansir Antara.
Indra mengatakan polisi akan melakukan pemeriksaan termasuk tes urine jika sopir yang kabur sudah berhasil ditemukan.
Dia mengatakan, saat ini petugas di unit kecelakaan lalu lintas masih berada di TKP karena bus yang terguling akan diangkat menggunakan crane. Ia menyebut posisi bus yang terguling berada di jalan bawah dari jalan utama sehingga aktivitas lalu lintas terbilang normal.
Sebelumnya, Bus Kramat Jati jurusan Wonogiri-Bandung terguling di Jalan Raya Bypass Cicalengka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu dini hari.
Bus yang datang dari arah Nagreg menuju Bandung diduga kehilangan kontrol akibat sopir mengantuk sekitar pukul 04.00 dini hari. Akibatnya, bus tersebut menabrak pohon dan akhirnya jatuh ke bawah jembatan.
"Saya mendapat laporan dari Kasatlantas, yang luka-luka 13 orang dan dua orang meninggal dunia. Mereka dibawa ke rumah sakit umum daerah di sini," ujar Kapolres.
Baca Juga: Jaksa Tolak Permohonan Justice Collaborator Eni Saragih
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Bus Kramat Jati di Bandung, 2 Tewas, Belasan Orang Selamat
-
Kabur dari TK demi Beri Kejutan Ibu, Dua Bocah Kedinginan dan Jarinya Beku
-
Ogah Kecolongan Lagi, Ivan Gunawan Minta Karyawan Tes Urine Tiap Pekan
-
Dikejar Anjing Pelacak, Oknum Polisi Penculik Siswi SMP Kabur ke Hutan
-
Ratusan Narapidana di Aceh Kabur saat Adzan, 1 Orang Ditemukan Tewas
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gagal Panen Meluas! BI Ungkap Ancaman Nyata El Nino ke Ekonomi Sulsel
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang