Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan meringkus pasangan suami istri bernama Rusdi dan Indrawati terkait kasus percabulan terhadap anak.
Tak tanggung-tanggung, dua anaknya berinisial B (17) dan M (23) menjadi korban dengan dalih menghilangkan roh halus yang bersarang di tubuh mereka.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Komisaris Andi Sinjaya mengatakan, kejadian tersebut terjadi di kediaman pelaku di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Praktik tersebut terjadi lebih dari satu kali, karena pasangan tersebut percaya anak-anaknya akan bernasib apes lantaran ada roh halus yang bersarang.
"Jadi ini kepercayaan yang dimiliki pelaku secara turun temurun katanya, untuk menghilangkan roh halus yang ada di tubuh kedua anaknya. Caranya dengan melakukan ritual pencabulan itu, jadi terkesan seperti dukun praktiknya," ujar Andi saat dikonfirmasi, Kamis (7/2/2019).
Andi menjelaskan, ritual tersebut dilakukan ada kedua anaknya secara bergantian. Diketahui, Rusdi merupakan ayah tiri dari M dan B.
Kedua korban percaya pada bujuk rayu sang ibu kandung perihal kepercayaan tak lazim itu. Bahkan, Indrawati mengarahkan M dan B untuk masuk ke kamar dan melucuti pakaiannya.
Akhirnya korban membeberkan hal tersebut ke ayah kandungnya. Kemudian sang ayah melaporkan kedua pasutri tersebut ke pihak kepolisian.
Pelaku, ditangkap di kediamannya di kawasam Cilandak, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Keduanya pun dijerat pasal 76 huruf E juncto pasal 82 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.
Baca Juga: Masih Muda, Rekan Setim Eks Mitra Kukar Sudah Diincar Barcelona
"Kami akan periksa psikologis kedua tersangka ini tentunya, teknisnya nanti penyidik yang melakukannya.”
Sebelumnya, kasus yang serupa juga terjadi di Jakarta Selatan. Pasangan suami istri bernama Rahmat Taufik (43) dan Mirra (39) tega melakukan tindak percabulan terhadap anak gadisnya berinisial KN (17) di kediaman mereka, Jalan Tan Malaka, Pancoran, Jakarta Selatan.
Perbuatan tak senonoh tersebut terjadi sejak bulan Oktober 2018 hingga Januari 2019. Korban tak hanya sekali mengalami perlakuan tersebut. Lebih dari dua kali dirinya harus menjadi korban kebiadaban Rahmat dan Mirra.
Berita Terkait
-
Ingin Rasakan Sensasi Threesome, Rahmat dan Mirra Paksa Putrinya Bersetubuh
-
662 Orang Kena DBD di Jakarta, Terbanyak Ada di Jakarta Selatan
-
Perawan Tua Ditangkap Karena Paksa Setubuhi 3 Wanita dan 2 Lelaki
-
Bapak Pemerkosa Anak Tiri di Tangerang Meninggal, 2 Pelaku Lain Ditangkap
-
Kasus Bakul Cilok, Dua Tahun Jadi Budak Nafsu Ayah Tiri
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
Terkini
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya